Polisi masih memburu seorang pria yang diduga memerintahkan istrinya membuang bayi laki-laki di Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Pria tersebut disebut sebagai suami siri dari HS (45), wanita yang telah diamankan polisi setelah mengaku membuang bayi kandungnya sendiri.

in1

>>> Khofifah: Munas-Konbes NU 2026 Rumuskan Solusi Persoalan Umat

Kapolsek Biringkanaya, AKP Setiawan Malik, mengatakan keberadaan pria itu masih dalam penyelidikan.

Polisi mendalami pengakuan HS yang menyebut dirinya membuang bayi atas perintah suami sirinya.

"Dari pengakuan pelaku, dia mengaku diperintahkan oleh suami sirinya. Ini yang masih kami dalami dan sedang dicari," kata Setiawan, Minggu, 21 Juni 2026.

Menurut Setiawan, bayi tersebut merupakan hasil hubungan HS dengan pria yang disebut sebagai suami sirinya.

Pria itu diduga tidak menghendaki kehadiran sang bayi hingga meminta HS membuang anak tersebut.

"Alasan dari pelaku tersebut adalah diperintah oleh suami sirinya. Jadi bayi ini adalah hasil dari hubungan gelap.

Kemudian dari laki-lakinya tidak menghendaki dan disuruh buang saja," ujarnya.

>>> Belanda Hancurkan Swedia 5-1, Graham Potter Minta Blagult Petik Pelajaran

Meski demikian, polisi belum serta merta menerima seluruh keterangan pelaku.

Penyidik masih mengumpulkan bukti dan keterangan saksi untuk memastikan peran pria yang disebut dalam kasus tersebut.

Penemuan Bayi di Dalam Kardus

Kasus pembuangan bayi itu terungkap setelah warga menemukan seorang bayi laki-laki di dalam kardus.

Peristiwa itu terjadi di kawasan Perumahan Griya Prima Tonasa, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Biringkanaya pada Jumat, 19 Juni 2026.

Saat itu, seorang warga yang melintas mendengar suara tangisan dari pinggir jalan. Karena curiga, warga kemudian mencari sumber suara tersebut.

Setelah didekati, suara tangisan ternyata berasal dari sebuah kardus yang ditinggalkan di lokasi. Warga yang membuka kardus tersebut dikejutkan dengan keberadaan seorang bayi laki-laki di dalamnya.

Penemuan itu langsung mengundang perhatian warga sekitar. Sejumlah warga berdatangan ke lokasi untuk memastikan kondisi bayi sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

>>> Norwegia Larang AI Generatif untuk Siswa SD, Mulai Agustus 2026

Selain bayi, warga menemukan sejumlah perlengkapan berupa popok dan susu formula. Namun tidak ditemukan identitas maupun surat yang dapat mengungkap asal-usul bayi tersebut.