Kapolri Jenderal Pol.

Listyo Sigit Prabowo melakukan ziarah ke makam Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (27/6/2026).

in1

>>> MotoGP Mandalika 2025 Hasilkan Dampak Ekonomi Rp4,96 Triliun

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada 1 Juli 2026.

Dalam ziarah tersebut, Kapolri memimpin doa bersama dan menaburkan bunga di pusara Gus Dur sebagai penghormatan atas jasa-jasa tokoh bangsa.

Menurut keterangan Divisi Humas Polri, ziarah ini menjadi momentum refleksi terhadap nilai-nilai pengabdian, toleransi, dan profesionalisme yang terus diupayakan dalam tugas kepolisian.

Kapolri tiba di kompleks makam dengan mengenakan peci dan disambut Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng KH Abdul Hakim Machfudz atau Gus Kikin.

Ia juga menerima pengalungan surban sebelum melaksanakan doa dan tabur bunga.

>>> Hutama Karya Pertahankan Posisi di Fortune Southeast Asia 500

Gus Dorong Pemisahan TNI dan Polri

KH Abdurrahman Wahid menjabat sebagai Presiden RI ke-4 pada periode 20 Oktober 1999 hingga 23 Juli 2001.

Pada masa pemerintahannya, sejumlah agenda reformasi didorong, termasuk penguatan profesionalisme aparat dan supremasi sipil.

Salah satu kebijakan penting era Gus Dur adalah pengukuhan pemisahan TNI dan Polri melalui Ketetapan MPR Nomor VI Tahun 2000 dan Ketetapan MPR Nomor VII Tahun 2000.

Langkah itu menjadi bagian dari reformasi sektor keamanan untuk memperjelas fungsi pertahanan dan keamanan sesuai prinsip negara demokratis.

Selain sebagai kepala negara, Gus Dur dikenang sebagai tokoh yang konsisten memperjuangkan pluralisme, penghormatan terhadap keberagaman, serta toleransi antarumat beragama dan antaretnis.

>>> Wasit Kartu Merah Miguel Almiron usai Tutup Mulut Saat Bersitegang di Piala Dunia 2026

Rangkaian ziarah menjelang Hari Bhayangkara ke-80 merupakan upaya Polri mengenang keteladanan para tokoh bangsa sekaligus memperkuat semangat pengabdian dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan penegakan hukum kepada masyarakat.