Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (TVRI) memastikan perolehan serta pengelolaan hak siar pertandingan FIFA dilakukan berdasarkan mekanisme dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pernyataan ini disampaikan Direktur Utama TVRI Fiki Satari di Jakarta pada Jumat (19/6/2026).

in1

>>> Ashanty Raih Gelar Doktor, Anang dan Azriel Wisuda Bersama di Unair

Fiki Satari menjelaskan bahwa hak media resmi dari FIFA didasarkan pada Media Rights Agreement sejak Desember 2025.

Hak tersebut mencakup Piala Dunia 2026, Piala Dunia U-17 2026, dan Piala Dunia Wanita 2027.

Periode pemanfaatan hak siar dimulai 180 hari sebelum hingga 180 hari setelah event berakhir.

Fiki menegaskan bahwa hak tersebut merupakan hak penyiaran dan distribusi melalui kanal resmi sesuai kontrak, bukan hak mengoperasikan kompetisi.

TVRI akan menerima feed resmi dari FIFA dan menyiarkannya ke publik.

Ia juga memastikan bahwa informasi yang disampaikan kepada publik selalu memperhatikan batasan informasi kontraktual.

Rincian kontrak kerja sama dengan FIFA terikat dengan ketentuan kerahasiaan dalam perjanjian.

Terkait proses pembayaran, Fiki menyatakan seluruh tahapan anggaran negara telah melalui pengawasan ketat.

>>> MGPA Terus Tingkatkan Kualitas Mandalika Racing Series dengan Regulasi Standar FIM

Koordinasi unit hukum dan keuangan serta reviu dokumen pendukung dilakukan demi menjaga akuntabilitas.

Proses pembayaran hak siar telah dilakukan sesuai ketentuan kontrak dan mekanisme anggaran negara.

Besaran yang dikeluarkan oleh negara sama dengan nilai kontrak yang dibayarkan kepada FIFA.

Wilayah distribusi siaran gratis dibatasi hanya untuk area Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Siaran dapat diakses melalui saluran terestrial TVRI Nasional dan TVRI Sport, serta mitra resmi OTT dan DTH seperti Folaplay, MAXStream, Transvision, K-Vision, dan Indovision.

TVRI membuka akses publik melalui siaran TVRI Nasional dan TVRI Sport secara gratis.

Mitra resmi OTT dan DTH menghadirkan opsi tambahan bagi masyarakat yang membutuhkan fleksibilitas akses melalui perangkat digital maupun layanan satelit.

Pihak TVRI juga menjalankan kewajiban proteksi teknis berupa enkripsi dan pembatasan wilayah siar sesuai regulasi FIFA.

>>> Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Kalah dari Paraguay

Fiki berharap siaran Piala Dunia 2026 dapat dinikmati dan memberikan kegembiraan bagi masyarakat.