Kesenjangan literasi digital antara kota besar dan daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) masih menjadi tantangan besar dalam membentuk talenta teknologi yang siap bersaing di era ekonomi digital.

Menjawab persoalan itu, Microsoft Indonesia bersama PT Fokus Target Solusi meluncurkan Festival AI Nusantara.

in1

>>> 5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Terbaik untuk Kulit Berminyak

Acara ini digelar di Garuda Spark Innovation Hub dengan tema "Manusia sebagai Pilot, AI sebagai Copilot".

Festival tersebut merupakan puncak dari program AILeap Nusantara yang telah berjalan selama dua tahun terakhir. Program ini bertujuan memperluas literasi teknologi ke berbagai daerah.

Menteri Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya, menekankan bahwa kecerdasan buatan harus menjadi alat penguat kapabilitas manusia, bukan pengganti.

"Dengan memberdayakan talenta lokal melalui teknologi, kita dapat menghadirkan inovasi yang berdampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (20/6/2026).

Kolaborasi ini didukung oleh Kementerian Komunikasi dan Digital, AICO Community, serta Lenovo Indonesia. Program AILeap Nusantara telah menjangkau lebih dari 100.000 peserta di minimal 12 provinsi.

Dari total peserta, lebih dari 50.000 orang telah mendapatkan sertifikasi keterampilan literasi AI yang didukung penuh oleh Microsoft.

Pemerataan Akses Teknologi ke Daerah 3T

Direktur PT Fokus Target Solusi, Fima Rosyidah, menyatakan fokus utama inisiatif ini adalah pemerataan akses teknologi. "Kesenjangan akses terhadap teknologi tidak boleh menjadi penghambat lahirnya inovator dari daerah.

Karena itu, kami ingin AI dapat diakses oleh siapa pun, dari pelajar hingga pelaku UMKM di wilayah 3T," kata Fima.

>>> Pemkab Sigi Minta Kades Data Warga yang Belum Terima Bantuan Gempa