Timnas Belanda akan menghadapi Swedia pada laga kedua Grup F Piala Dunia 2026 di NRG Stadium, Houston.

Pertandingan ini menjadi penentu bagi De Oranje untuk mengamankan posisi di klasemen.

in1

>>> Pemerintah Siap Luncurkan Biosolar B50 pada 1 Juli 2026

Kondisi kedua tim bertolak belakang menjelang pertandingan.

Swedia berada di atas angin setelah menang besar 5-1 atas Tunisia, sementara Belanda hanya bermain imbang 2-2 melawan Jepang.

Hasil tersebut membuat Belanda tertinggal di klasemen Grup F. Kemenangan menjadi harga mati bagi skuad asuhan Ronald Koeman agar dapat menentukan nasib sendiri.

Pertandingan melawan Jepang menjadi pelajaran berharga.

Keputusan mengganti Ryan Gravenberch dan Crysencio Summerville saat unggul 2-1 dinilai merusak stabilitas tim, sehingga Jepang menyamakan kedudukan.

Menjelang laga kontra Swedia, Koeman diprediksi akan menerapkan strategi lebih matang. Kekuatan lini serang Belanda meningkat seiring pulihnya Memphis Depay dari cedera paha.

Kehadiran Depay bersama pemain kunci seperti Cody Gakpo, Frenkie de Jong, Ryan Gravenberch, dan Virgil van Dijk membuat Belanda tetap diunggulkan untuk mengendalikan jalannya laga.

>>> Paraguay Kalahkan Turki 1-0 di Piala Dunia 2026, Gol Perdana Setelah 18 Tahun

Ketajaman Lini Serang Swedia Menjadi Ancaman

Swedia memimpin klasemen sementara Grup F dengan kepercayaan diri tinggi. Pelatih Swedia diperkirakan tidak akan merombak susunan pemain yang sukses menghancurkan Tunisia.

Kombinasi Viktor Gyokeres dan Alexander Isak tetap menjadi tumpuan utama setelah tampil gemilang pada laga pembuka. Kecepatan Anthony Elanga di sisi sayap juga berpotensi merepotkan pertahanan Belanda.

Swedia diprediksi akan bermain sabar sambil menunggu momentum melakukan serangan balik cepat. Di lini tengah, Lucas Bergvall akan mengemban tugas khusus untuk membatasi ruang gerak Frenkie de Jong.