Yamaha dikabarkan telah mendaftarkan dokumen paten untuk sepeda motor sport listrik terbaru.

Desain dalam paten ini menunjukkan evolusi dari proyek motor sport murni bertenaga baterai yang semakin mendekati produksi massal.

in1

>>> Sana TWICE Alami Malafungsi Busana saat Hadiri Acara di Seoul

Gambar paten memperlihatkan wujud motor sport yang siap dihomologasi untuk jalan raya. Proporsi bodinya terlihat agresif dan mengingatkan pada lini Yamaha YZF-R7.

Perubahan Ergonomi Radikal

Salah satu perubahan paling mencolok adalah hilangnya pedal rem belakang di pijakan kaki kanan.

Yamaha memindahkan kontrol rem belakang sepenuhnya ke tuas di setang sebelah kiri, posisi yang biasanya ditempati tuas kopling.

Sistem ini serupa dengan konfigurasi pada skuter matik atau motor listrik modern. Tujuannya memberikan sensasi pengendalian baru saat menikung.

Inovasi ABS dan Sasis

Modul hidrolik ABS dipindahkan ke bagian depan, tepat di belakang kepala kemudi. Penataan ini memangkas panjang selang rem sehingga distribusi tekanan hidrolik lebih cepat.

>>> Anggota DPD: Percepat legalisasi kapal nelayan permudah BBM subsidi

Respons pengereman ABS diklaim lebih instan dan presisi untuk mengimbangi torsi instan motor listrik. Sasis menggunakan rangka model beam yang memeluk paket baterai berkapasitas besar.

Rumah baterai dari aluminium die-cast berfungsi sebagai elemen struktural.

Komponen kelistrikan ditata rapi dengan pengontrol pengisian daya di atas baterai dan pengontrol motor di area bawah depan.

Dukungan Fast Charging

Dokumen paten juga mengungkap penggunaan soket pengisian tipe Mennekes (Type 2), standar pasar Eropa. Ini menandakan motor sport listrik ini mendukung AC fast charging.

>>> Hukum Menggabungkan Puasa Daud dan Puasa Asyura 10 Muharram

Teknologi pengisian daya mampu menerima aliran listrik satu fase 7,4 kW hingga tiga fase dengan daya 22 kW.