Timnas Turki harus angkat koper lebih awal dari Piala Dunia 2026. Kepastian itu didapat setelah mereka kalah tipis 0-1 dari Paraguay dalam laga penyisihan Grup D.

Pertandingan yang berlangsung di San Francisco Bay Area Stadium tersebut berjalan dramatis. Gol semata wayang Paraguay tercipta saat laga baru berjalan 65 detik.

in1

>>> Kekayaan Zita Anjani Tembus Rp109 Miliar, Melonjak Tajam dalam Enam Tahun

Gol cepat itu dicetak oleh Matías Galarza melalui tembakan jarak jauh. Ia memanfaatkan umpan matang dari Julio Enciso.

Paraguay harus bermain dengan 10 orang sejak masa injury time babak pertama.

Pemain sayap Miguel Almiron mendapat kartu merah langsung setelah wasit meninjau VAR terkait insiden dengan Mert Müldür.

Unggul jumlah pemain membuat Turki mendominasi penguasaan bola sepanjang babak kedua. Namun, dominasi itu gagal berbuah gol karena penyelesaian akhir yang tumpul.

Menurut data Opta, Turki melepaskan 32 tembakan sepanjang laga melawan Paraguay.

>>> Wamen HAM: Negara Harus Hadir Lindungi Martabat Manusia

Catatan ini memperpanjang masalah efektivitas mereka yang juga gagal mencetak gol dari 30 tembakan pada laga sebelumnya melawan Australia.

Di sisi lain, Julio Enciso tampil cemerlang sebagai motor permainan Paraguay. Pemain Strasbourg berusia 22 tahun itu menyumbang satu assist dan menciptakan empat peluang kunci.

Enciso juga mencatatkan rekor sebagai pemain termuda Paraguay yang membuat dua assist di Piala Dunia sejak 1966.

Kekalahan ini membuat Turki menyusul Haiti sebagai tim yang tersingkir lebih awal dari turnamen.

>>> Wamendikdasmen Apresiasi SMAN 14 Bandar Lampung, 100 Persen Lulusan Tembus PTN

Sementara itu, Paraguay masih menjaga asa lolos ke fase gugur dan akan menghadapi Australia pada laga penentuan Grup D.