Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa konflik di Ukraina kemungkinan besar tidak akan terjadi jika Barat tidak mengeluarkan Rusia dari Kelompok Delapan (G8).

Pernyataan itu disampaikan Trump dalam wawancara dengan The Axios Show pada Jumat (19/6).

in1

>>> Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur, Kenang Semangat Reformasi

"Mereka seharusnya tetap mempertahankan G8.

Mungkin tidak akan ada perang antara Rusia dan Ukraina jika mereka melakukannya, tetapi Obama (Rusia) tidak ingin mereka ada di sana," kata Trump.

Sebelumnya, di sela-sela KTT G7 di Evian pada Rabu (17/6), Trump juga menyatakan keraguan atas keputusan mengeluarkan Rusia dari G8.

Menurut Trump, ada satu atau dua negara lain yang menginginkan Rusia dikeluarkan dari forum tersebut.

>>> Weekend ke Karangkates Makin Mudah, Stasiun Sumberpucung Buka Akses Wisata dan Ekonomi Warga

"Mereka ingin (Presiden Rusia Vladimir) Putin dikeluarkan. Dulu namanya G8.

Maka, akan jauh lebih baik jika mereka mempertahankan format itu," ujar Trump.

Pada April lalu, Trump juga mengatakan forum ekonomi G8 akan jauh lebih baik jika tidak mengeluarkan Rusia.

Trump mencatat sekitar 90 persen diskusi G7 berkaitan dengan Rusia. Pada 2025, ia menyebut pengusiran Rusia dari kelompok itu sebagai kesalahan yang sangat besar.

>>> Yusril Akan Sampaikan Tuntutan BEM SI ke Presiden Prabowo

Format G8 pernah berlaku antara tahun 1998 dan 2014, sebelum akhirnya dikurangi menjadi G7 menyusul penyatuan Krimea dengan Rusia.