Kementerian Perdagangan China mengumumkan pengenaan tarif tambahan sebesar 55 persen untuk daging sapi impor dari Australia.

Kebijakan ini berlaku mulai Sabtu, di luar tarif yang sudah ada sebelumnya.

in1

>>> Bahlil Tegaskan Komitmen Penyediaan Akses Listrik untuk Seluruh Rakyat

China telah menerapkan langkah-langkah pengamanan terhadap impor daging sapi sejak 1 Januari 2026.

Mekanismenya berupa kuota khusus per negara, dengan tarif tambahan dikenakan jika volume impor melampaui kuota yang ditetapkan.

Berdasarkan ketentuan, tarif tambahan mulai berlaku pada hari ketiga setelah volume impor daging sapi dari suatu negara mencapai kuota tahunan.

>>> Pengamat: Status RI sebagai Emerging Market jaga kepercayaan investor

Impor daging sapi Australia di bawah skema pengamanan telah mencapai 100 persen dari kuota yang dialokasikan pada 18 Juni.

Kementerian Perdagangan China dan Administrasi Umum Kepabeanan (GAC) akan mengeluarkan peringatan ketika kuota impor daging sapi suatu negara mencapai 50 persen dan 80 persen.

>>> Trump Perkirakan Iran Setujui Kesepakatan dalam 60 Hari

Kedua lembaga juga akan menerbitkan pemberitahuan mengenai penerapan tarif tambahan saat tingkat pemanfaatan kuota mencapai 100 persen.