Chargé d’Affaires ad interim Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia, Mitsuru Myochin, menekankan peran strategis program beasiswa dalam memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Jepang.

Pernyataan itu disampaikan dalam acara "Japan-Funded Scholarship Programs Alumni Gathering for Indonesia" di Jakarta, Jumat (19/6) malam.

in1

>>> Jadwal Siaran Langsung Sprint Race MotoGP Ceko 2026 di Trans7 20 Juni

Mitsuru mengatakan, selama bertahun-tahun banyak pelajar Indonesia yang mendapat kesempatan menempuh pendidikan di Jepang melalui program beasiswa pemerintah Jepang.

Setelah kembali ke Tanah Air, mereka membawa pengetahuan, keterampilan, dan perspektif baru untuk berkontribusi pada pembangunan nasional di berbagai bidang.

"Banyak di antara Anda yang bekerja di sektor pemerintahan, akademisi, dan industri, sehingga memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan Indonesia dan penguatan hubungan Jepang-Indonesia," ujar Mitsuru.

Ia optimistis program beasiswa akan terus berperan penting dalam memperdalam pemahaman bersama serta hubungan bilateral kedua negara.

Menurutnya, koneksi antarmasyarakat, rasa saling percaya, dan kesamaan aspirasi merupakan fondasi utama kemitraan tersebut.

"Saat ini, ikatan antara kedua negara kita lebih kuat dari sebelumnya.

>>> Ruben Dias Bela Cristiano Ronaldo Usai Portugal Ditahan Imbang

Saya percaya bahwa orang-orang yang berkumpul hari ini akan terus memainkan peran penting dalam mendukung kemitraan kita," kata Mitsuru Myochin.

Acara di Jakarta ini merupakan kelanjutan dari pertemuan serupa yang sebelumnya digelar di Manila, Filipina, dan Dhaka, Bangladesh.

Peserta acara meliputi alumni program beasiswa yang didukung Pemerintah Jepang melalui ADB-JSP, MEXT, JICA, IMF, dan Bank Dunia, serta perwakilan mitra lainnya.

Executive Director for Japan at Asian Development Bank (ADB) Shigeo Shimizu yang turut hadir menyatakan para alumni bukan sekadar cendekiawan, melainkan juga penggerak utama pembangunan.

Berbekal pengalaman studi di luar negeri, mereka memiliki beragam cara mendorong perubahan positif melalui reformasi kebijakan, penerapan keahlian teknis, pembangunan ketahanan, peningkatan kapasitas, hingga pengembangan kewirausahaan sosial.

>>> Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur Jelang Hari Bhayangkara ke-80

"Keterlibatan berkelanjutan dari Anda semua sangat penting untuk mencapai keberhasilan tujuan bersama antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Jepang," imbuh Shigeo Shimizu.