Bek tim nasional Portugal, Ruben Dias, memberikan pembelaan kepada Cristiano Ronaldo setelah sang penyerang mendapat kritik tajam.

Kritik tersebut muncul akibat kegagalan Portugal meraih kemenangan pada laga pembuka Grup K Piala Dunia 2026.

in1

>>> Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur Jelang Hari Bhayangkara ke-80

Portugal hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo di Florida, Kamis (18/6). Hasil ini membuat langkah awal Selecao das Quinas menjadi sorotan.

Kritik tertuju kepada performa Ronaldo yang berusia 41 tahun. Ia dinilai minim kontribusi namun tetap bermain penuh selama 90 menit.

Pelatih Roberto Martinez dituding memberikan keistimewaan kepada sang kapten. Sementara Ronaldo sendiri dinilai terlalu memaksakan diri tampil demi menambah catatan gol pribadinya.

Situasi internal tim juga sempat disinggung oleh beberapa pemain lain seperti Joao Neves dan Bruno Fernandes. Mereka ikut mengomentari peran CR7 di dalam lapangan.

>>> MotoGP Mandalika 2025 Hasilkan Dampak Ekonomi Rp4,96 Triliun

Menanggapi gelombang kritik tersebut, Ruben Dias menegaskan bahwa seluruh opini negatif eksternal tidak memengaruhi fokus internal skuad Portugal.

"Kritik itu tidak berarti bagi kami, itu hanya kebisingan dan bagian dari kompetisi. Semuanya hanya kebisingan," kata Dias.

Pemain belakang Manchester City itu menambahkan bahwa situasi seperti ini merupakan hal yang lumrah. "Hal itu selalu terjadi jika Anda menjalani pertandingan yang tidak berjalan baik.

Kami mengabaikan kritik yang tidak perlu," ujar Dias.

>>> Hutama Karya Pertahankan Posisi di Fortune Southeast Asia 500

Setelah hasil imbang pada pertandingan perdana ini, Portugal dijadwalkan menghadapi Uzbekistan dalam laga kedua Gruk K. Pertandingan tersebut berlangsung pada Selasa (24/6) dini hari WIB.