Kementerian Sosial (Kemensos) mempercepat pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di berbagai daerah Indonesia.

Langkah ini diambil pada Kamis, 18 Juni 2026, guna membuka akses pendidikan berasrama gratis bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

>>> MPMRent Terima 50 Unit Wuling New BinguoEV Lite untuk Armada Korporasi

Program ini merupakan bagian dari upaya memutus rantai kemiskinan di tanah air, sesuai target Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan bahwa target presiden adalah mendirikan gedung permanen Sekolah Rakyat minimal satu di setiap kabupaten/kota dan sekurang-kurangnya dua di tingkat provinsi.

Gedung-gedung tersebut dapat diselenggarakan oleh pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota.

Menteri yang akrab disapa Gus Ipul ini berharap Nusa Tenggara Timur nantinya memiliki 22 Sekolah Rakyat, dengan satu gedung permanen di setiap kabupaten atau kota serta dua gedung di tingkat provinsi.

>>> Kenji Tanigaki Puji Ketangguhan Fisik Yayan Ruhian di Film The Furious

Realisasi Tergantung Kesiapan Daerah

Realisasi program ini sangat bergantung pada kesiapan pemerintah daerah dalam menyediakan dan menyerahkan lahan siap bangun. Kementerian Pekerjaan Umum akan menilai kelayakan lahan tersebut sebelum konstruksi dimulai.

Setelah itu, Kementerian Sosial memproses pengajuan berdasarkan permintaan resmi dari kepala daerah.

Saat ini, Desa Oelnasi di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, menjadi lokasi proyek percontohan gedung permanen Sekolah Rakyat di atas lahan yang disiapkan pemerintah daerah setempat.

>>> Omoway Luncurkan Motor Pintar Omo&X Perdana di Indonesia

Dengan percepatan ini, Kemensos menargetkan pembangunan 93 Sekolah Rakyat permanen di berbagai daerah. Program ini diharapkan dapat memberikan akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak kurang mampu.