Miliarder Elon Musk mengumumkan pengembangan chip kecerdasan buatan (AI) baru yang diklaim memiliki performa dua hingga tiga kali lebih baik dibandingkan chip buatan Nvidia.

Chip tersebut juga disebut memiliki biaya produksi yang jauh lebih murah, hanya sekitar 10 persen dari biaya normal.

>>> Agen AI di Moltbook Ciptakan Agama Digital Sendiri

Rencana ambisius ini disampaikan Musk kepada pendiri Baron Capital, Ron Baron, seperti dilansir dari Detik iNET.

"Saya sudah menyimpan seluruh desain fisik chip tersebut dalam memori, saya dapat memvisualisasikannya secara keseluruhan," ujar Elon Musk, Pendiri Tesla dan xAI, dalam wawancara virtual pada Kamis, 18 Juni 2026.

Kolaborasi Tiga Perusahaan Besar

Untuk mewujudkan proyek ini, Tesla telah mengumumkan kolaborasi bersama SpaceX dan xAI sejak Maret 2026.

Mereka mendirikan TeraFab, sebuah fasilitas manufaktur chip yang diproyeksikan menjadi yang terbesar.

>>> OJK Tetapkan Jajaran Direksi BEI Periode 2026-2030, Jeffrey Hendrik Jadi Dirut

Aliansi strategis ini juga merangkul Intel yang bergabung pada April 2026.

Selain itu, Musk juga melakukan pembicaraan dengan CEO ASML Christophe Fouquet untuk pengadaan peralatan fabrikasi khusus.

"Dia sangat serius tentang semua proyek tersebut," ungkap Christophe Fouquet, CEO ASML, pada Mei 2026 setelah membahas TeraFab dan SpaceX bersama Musk.

>>> Aspermigas: Ruang Penurunan Harga Pertamax Terbuka Lebar

Meski demikian, upaya menantang dominasi Nvidia menghadapi tantangan berat karena Nvidia terus berinovasi lewat arsitektur baru seperti chip Vera Rubin yang lebih hemat energi.