Presiden Prabowo Subianto mengumumkan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada pangan pada 2025.

Pengumuman itu disampaikan pada 7 Januari 2026 di hadapan lebih dari sejuta peserta secara daring dan luring.

>>> Cristiano Ronaldo Dikritik Thierry Henry Usai Portugal Imbang Lawan RD Kongo

Panen raya di Desa Kertamukti, Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, menjadi lokasi simbolis. Jawa Barat merupakan penyumbang utama produksi beras nasional.

Berdasarkan data Kementerian Pertanian, nilai Self-Sufficiency Ratio (SSR) pangan Indonesia pada 2020-2023 berkisar antara 91,04 persen hingga 98,88 persen.

Angka itu turun ke 87,14 persen pada 2024, yang berarti Indonesia belum masuk kategori swasembada penuh.

ASEAN Food Security Information System (AFSIS) melaporkan SSR Indonesia mencapai 110,25 persen pada 2025.

Angka di atas 100 persen menunjukkan produksi melampaui konsumsi, berbeda secara fundamental dari swasembada parsial sebelumnya.

Produksi beras nasional naik dari 30,62 juta ton pada 2024 menjadi 34,69 juta ton pada 2025.

>>> India Blokir Sementara Telegram Akibat Skandal Kecurangan Ujian Universitas

Kenaikan itu didukung peningkatan luas panen padi dari 10,05 juta hektar menjadi 11,32 juta hektar.

Cadangan beras pemerintah mencapai rekor tertinggi dalam sejarah, menembus 4 juta ton. Sepanjang 2025, tidak ada impor beras sama sekali.

Intensifikasi dan Ekstensifikasi

Pemerintahan Presiden Prabowo tidak mengandalkan satu instrumen tunggal.

Melalui jalur intensifikasi, pemerintah memperkuat benih unggul, pompanisasi, optimasi lahan, irigasi, modernisasi pertanian, serta peremajaan alat dan mesin pertanian (alsintan).

Dari sisi ekstensifikasi, percepatan cetak sawah baru dilakukan secara paralel. Salah satu terobosan yang berdampak langsung pada petani adalah reformasi distribusi pupuk bersubsidi.

Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2025 dan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 15 Tahun 2025 menyederhanakan 145 regulasi sekaligus menurunkan harga eceran tertinggi pupuk bersubsidi sebesar 20 persen.

>>> Polisi Selidiki Kapal Yacht Australia yang Terdampar Tanpa Awak di Rote

Penyederhanaan regulasi yang sebelumnya menjadi hambatan distribusi kini memberikan akses lebih cepat dengan harga lebih rendah bagi petani.