Kylian Mbappe menegaskan ambisinya untuk membawa Timnas Prancis kembali ke babak final dan menjuarai Piala Dunia 2026. Hal ini disampaikan di tengah sorotan kritik yang menerpa dirinya.

Pernyataan tersebut muncul setelah performa Mbappe sempat dikritik akibat gagal mencetak gol dalam tiga laga uji coba menjelang turnamen.

>>> Alfamart Restrukturisasi Bisnis Internasional dengan Suntikan Modal GWI

Pelatih Didier Deschamps membela pemain Real Madrid itu dengan mengatakan bahwa sang penyerang sedang menyimpan golnya untuk putaran final.

Ketajaman Mbappe terbukti saat ia mencetak dua gol dalam kemenangan Prancis 3-1 atas Senegal di East Rutherford, Rabu (17/6) dini hari WIB.

Tambahan gol tersebut membuat pemain berusia 27 tahun ini mengoleksi 14 gol di Piala Dunia, menjadikannya pemain Prancis tersubur di ajang tersebut.

Dengan pencapaian itu, Mbappe juga melampaui rekor Olivier Giroud sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Prancis.

Striker Real Madrid itu kini mengemas 58 gol, unggul satu gol dari penyerang Lille tersebut.

"Saya sangat senang bisa menulis sedikit lebih banyak sejarah negara saya. Itu selalu menjadi keinginan saya," ujar Mbappe.

Meskipun menorehkan pencapaian individu gemilang, Mbappe menegaskan bahwa fokus utamanya bukan pada rekor pribadi melainkan pencapaian kolektif bersama Les Bleus.

"Namun kami tahu mengapa kami di sini.

>>> Chery Uji Coba Luxeed R7 di Jakarta, Sinyal Hadirkan Merek Premium

Saya akan punya waktu untuk memikirkan hal-hal seperti ini (rekor pribadi) nanti ketika saya sudah berhenti bermain," katanya.

Mantan pemain Paris Saint-Germain ini menambahkan bahwa seluruh anggota tim fokus penuh menghadapi ketatnya persaingan di turnamen akbar ini.

"Saya di sini untuk membantu tim, untuk terus menulis halaman berikutnya dalam sejarah Timnas Prancis bersama rekan-rekan setim saya.

Kami tahu masih ada jalan panjang, namun kami siap," tutur Mbappe.

Terkait gelombang kritik yang sempat meragukan ketajamannya, Mbappe memilih untuk mengabaikannya demi menjaga fokus permainan.

"Saya bermain untuk mencatat sejarah negara saya dan memastikan kami lolos ke final dan memenangi Piala Dunia. Tidak ada (niat) balas dendam (kepada para kritikus).

Jika saya mulai bermain demi membungkam semua orang yang mengkritik saya, saya harus bermain sampai usia 80 tahun," tegas Mbappe.

>>> OJK Imbau Investor Tetap Tenang Hadapi Pengumuman MSCI

Timnas Prancis dijadwalkan melanjutkan laga berikutnya dengan menghadapi Irak di Philadelphia pada Selasa (23/6) pukul 04.00 WIB.