Bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve, memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan pada kisaran 3,5 hingga 3,75 persen.

Keputusan ini diambil dalam rapat The Federal Open Market Committee (FOMC) yang dipimpin oleh Ketua The Fed yang baru, Kevin Warsh.

>>> Perbedaan UV Filter dan SPF dalam Sunscreen yang Perlu Diketahui

Langkah tersebut berada di luar dugaan banyak pihak karena memicu proyeksi kenaikan suku bunga sekaligus menghapus perkiraan pemotongan suku bunga pada tahun ini.

Kevin Warsh Tak Ikut Serta dalam Proyeksi Ekonomi

Dalam rapat tersebut, Kevin Warsh memilih tidak berpartisipasi dalam Ringkasan Proyeksi Ekonomi yang biasanya diumumkan bank sentral.

Sebelumnya, ia kerap mengkritik alat peramalan ekonomi AS tersebut.

Kebijakan untuk tidak membagikan perkiraan itu kemudian dikonfirmasi Warsh dalam konferensi pers.

>>> Kementerian ESDM: Harga Pertamax Berpeluang Turun Jika Minyak Dunia Melemah

Ia juga berencana membentuk gugus tugas untuk merombak operasi utama bank sentral.

"Saya tidak menyampaikan proyeksi ekonomi dari pandangan saya sendiri. Menurut saya itu tidak membantu dalam pelaksanaan kebijakan," ujar Warsh.

Ia menambahkan akan ada tinjauan tentang komunikasi secara luas, termasuk konferensi pers, proyeksi, pertemuan, transkrip, notulen, dan sejenisnya.

Pengkajian ulang terhadap komunikasi di dalam komite itu dilakukan secara terbuka tanpa menghakimi hasil yang sudah ada sebelumnya.

>>> Polisi Kerahkan 3.161 Personel Amankan Eksekusi Hotel Sultan

"Saya tidak ingin menghakimi hasil di sana, tetapi saya cukup berpikiran terbuka tentang apa yang mungkin terjadi," lanjutnya.