Rupiah Melemah ke Rp17.853,6 per Dolar AS pada 18 Juni 2026
Nilai tukar rupiah kembali tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis, 18 Juni 2026.
Berdasarkan data pasar Investing, mata uang Garuda melemah 0,70 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya. Posisi rupiah kini berada di level Rp17.853,6 per dolar AS.
>>> China Berlakukan Standar Keselamatan Baru Kendaraan Listrik Mulai Juli 2026
Pelemahan rupiah terjadi seiring menguatnya Indeks Dolar AS (DXY) sebesar 0,18 persen ke posisi 100,042. Penguatan dolar mendorong pergeseran aliran modal global ke aset safe haven.
Di sisi lain, harga emas dunia justru melonjak tajam.
Emas spot (XAU/USD) naik 1,47 persen atau bertambah 62,78 poin ke level USD4.320,56 per troy ons akibat ketidakpastian pasar.
Rupiah juga terpantau melemah terhadap mayoritas mata uang utama di kawasan Asia.
>>> Jeff Bezos: AI Justru Ciptakan Kelangkaan Tenaga Kerja, Bukan PHK Massal
Won Korea Selatan menguat 0,18 persen menjadi Rp11,70, sedangkan baht Thailand naik 0,07 persen ke posisi Rp546,36.
Dolar Singapura menguat tipis 0,03 persen ke level Rp13.863,56. Sementara itu, euro bergerak relatif stabil pada kisaran Rp20.630 per euro.
Meski tertekan di Asia, rupiah masih mencatat penguatan terbatas terhadap dua mata uang utama lainnya. Yen Jepang mengalami penurunan 0,01 persen ke level Rp111,11.
>>> Jadwal Timnas MLBB Indonesia di Kualifikasi Asian Games 18 Juni 2026
Yuan Tiongkok juga melemah sebesar 0,14 persen menjadi Rp2.638,08. Pergerakan kurs ke depan diperkirakan masih bergantung pada kebijakan moneter global dan sentimen aset risiko.
Update Terbaru
Saham BBCA Memerah ke Rp 6.125 akibat Tekanan Jual Pasca-Ex Date Dividen
Kamis / 18-06-2026, 10:53 WIB
PN Jakarta Pusat Eksekusi Lahan Eks Hotel Sultan, Ricuh Massa Pengadang
Kamis / 18-06-2026, 10:52 WIB
Rupiah Melemah Tertekan Pernyataan Hawkish The Fed
Kamis / 18-06-2026, 10:52 WIB
Ekonom: Proyek Panas Bumi Tarik Minat Pendanaan Global
Kamis / 18-06-2026, 10:52 WIB
Siswa SMA di Jaksel Meninggal Usai Terjatuh dan Terlindas Bus
Kamis / 18-06-2026, 10:52 WIB
Kemenag: Penyuluh agama harus manfaatkan medsos sebagai sarana dakwah
Kamis / 18-06-2026, 10:52 WIB
AAUI Ungkap Rencana Danantara Konsolidasi Asuransi BUMN
Kamis / 18-06-2026, 10:52 WIB
Kementerian ESDM Pastikan Mandatori Biodiesel B50 Berlaku 1 Juli 2026
Kamis / 18-06-2026, 10:52 WIB
Bank Ina Kaji Ulang Bunga Simpanan Usai BI Rate Naik ke 5,5%
Kamis / 18-06-2026, 10:49 WIB
KTO Beri Diskon Tiket Bus untuk Turis Asing, Ini Syaratnya
Kamis / 18-06-2026, 10:49 WIB
Kementerian ESDM Matangkan Rencana Mandatori Bioetanol E5 Mulai Juli 2026
Kamis / 18-06-2026, 10:48 WIB
OJK Imbau Investor Saham Tetap Bijak Menjelang Pengumuman MSCI
Kamis / 18-06-2026, 10:48 WIB
Portugal Ditahan Imbang DR Kongo 1-1 pada Laga Pembuka Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 10:48 WIB
Timnas Jerman Temukan Ular Berbisa di Markas Latihan Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 10:48 WIB






