Rupiah Melemah Tertekan Pernyataan Hawkish The Fed
Nilai tukar rupiah pada perdagangan Kamis pagi bergerak melemah.
Berdasarkan data, rupiah turun 94 poin atau 0,53 persen menjadi Rp17.856 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.762 per dolar AS.
>>> Ekonom: Proyek Panas Bumi Tarik Minat Pendanaan Global
Analis Bank Woori Saudara, Rully Nova, menilai pelemahan kurs rupiah dipengaruhi pernyataan hawkish dari The Fed.
"Rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan melemah di kisaran Rp17.730 - Rp17.810," ungkapnya kepada ANTARA di Jakarta, Kamis.
Faktor global yang mempengaruhi adalah keputusan suku bunga The Fed yang tidak berubah.
Selain itu, pernyataan The Fed yang hawkish menegaskan suku bunga akan tetap tinggi dan lama, sehingga memupus harapan penurunan suku bunga satu kali di tahun ini.
>>> Siswa SMA di Jaksel Meninggal Usai Terjatuh dan Terlindas Bus
Pernyataan tersebut juga mendorong indeks dolar AS tembus di atas 100. Mengutip Anadolu, The Fed memutuskan mempertahankan suku bunga pada kisaran 3,5-3,75 persen.
Keputusan itu menandai pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) dengan Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed di tengah ancaman inflasi, guncangan pasokan energi, dan ketidakpastian geopolitik akibat konflik di Timur Tengah.
The Fed juga menegaskan akan mempertahankan cadangan yang cukup dalam sistem perbankan untuk memberikan stabilitas harga.
Dari sisi domestik, sentimen dipengaruhi potensi Bank Indonesia (BI) yang diperkirakan akan menahan suku bunga acuan.
>>> Kemenag: Penyuluh agama harus manfaatkan medsos sebagai sarana dakwah
"BI diperkirakan akan menahan suku bunga acuan pada RDG (Rapat Dewan Gubernur) BI siang ini walaupun masih ada ruang kenaikan lagi di bulan depan," ujar Rully.
Update Terbaru
Polda Metro Jaya Siagakan 4.131 Personel Amankan Unjuk Rasa Hari Ini
Kamis / 18-06-2026, 11:55 WIB
Kemenag Bantah Menag Nasaruddin Umar Samakan Pemerintah dengan Fir'aun
Kamis / 18-06-2026, 11:55 WIB
Postur Tubuh Pebalap Pengaruhi Kendali Motor MotoGP
Kamis / 18-06-2026, 11:53 WIB
6 Fitur Baru Android 17: Multitasking, Privasi, dan Keamanan
Kamis / 18-06-2026, 11:52 WIB
Kejaksaan Agung Periksa Sony Sonjaya Terkait Korupsi Makan Bergizi Gratis
Kamis / 18-06-2026, 11:52 WIB
5 Seconds of Summer Tambah Jadwal Konser di Jakarta Arena
Kamis / 18-06-2026, 11:52 WIB
PN Jakarta Pusat Eksekusi Pengosongan Lahan Hotel Sultan
Kamis / 18-06-2026, 11:52 WIB
Dua Perusahaan Siap IPO di BEI pada Juni-Juli 2026
Kamis / 18-06-2026, 11:52 WIB
PN Jakpus Eksekusi Pengosongan Lahan Eks Hotel Sultan dengan Bantuan Polri-TNI
Kamis / 18-06-2026, 11:52 WIB
Novel 'Bersampul Batik' Angkat Kisah Cinta dan Dinamika Pesantren
Kamis / 18-06-2026, 11:52 WIB
Pemerintah Siapkan Uji Coba BBM Bioetanol E20, Target 2028
Kamis / 18-06-2026, 11:51 WIB
Pelaku Pasar Tunggu Dua Pengumuman Penting MSCI Penentu Arah IHSG
Kamis / 18-06-2026, 11:50 WIB
Faktor Penentu Harga BBM di Indonesia: Dari Minyak Dunia hingga Kurs Rupiah
Kamis / 18-06-2026, 11:50 WIB
Kemnaker Percepat Transformasi BPVP Jadi Mini Campus
Kamis / 18-06-2026, 11:50 WIB






