Polda Metro Jaya menyiagakan 4.131 personel gabungan untuk mengawal dan mengamankan aksi penyampaian pendapat yang digelar sejumlah elemen masyarakat di beberapa titik wilayah DKI Jakarta pada Kamis.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menjelaskan bahwa ribuan personel tersebut akan disebar di sejumlah lokasi yang menjadi pusat konsentrasi massa.

>>> Kemenag Bantah Menag Nasaruddin Umar Samakan Pemerintah dengan Fir'aun

"Polda Metro Jaya menyiapkan 4.131 personel gabungan untuk melayani dan mengamankan kegiatan penyampaian pendapat masyarakat.

Kehadiran personel di lapangan untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya," kata Budi.

Personel gabungan terdiri atas unsur Polda Metro Jaya sebanyak 2.359 personel dan jajaran Polres sebanyak 372 personel.

Pengamanan juga diperkuat oleh personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) sebanyak 1.400 personel, yang meliputi 200 personel TNI, 900 personel Korbrimob, serta 300 personel Korsabhara.

Adapun sejumlah titik penempatan personel di antaranya kawasan Monas, Bundaran HI/Dukuh Atas, Gedung DPR/MPR RI, serta Gedung Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI.

Berdasarkan laporan yang diterima, sejumlah elemen masyarakat dari organisasi kemahasiswaan dan kemasyarakatan dijadwalkan menyampaikan aspirasi di kawasan Monas.

Sementara kelompok massa lainnya terkonsentrasi di kawasan Bundaran HI/Dukuh Atas dan Gedung Kemenaker RI.

Pola pelayanan dan pengamanan kali ini mengedepankan tindakan preemtif, preventif, serta penegakan hukum jika ditemukan adanya pelanggaran.

>>> Postur Tubuh Pebalap Pengaruhi Kendali Motor MotoGP

Petugas di lapangan juga disiagakan untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas, pengamanan objek vital, serta memberikan pelayanan kepada pengguna jalan.

"Kami mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis.

Seluruh personel telah diingatkan untuk bertindak sesuai prosedur, tidak mudah terprovokasi, serta mengutamakan keselamatan masyarakat, peserta aksi, dan petugas," ujar Budi.