Kemenag Bantah Menag Nasaruddin Umar Samakan Pemerintah dengan Fir'aun
Kementerian Agama membantah tudingan bahwa Menteri Agama Nasaruddin Umar menyamakan pemerintah dengan Fir'aun. Tudingan itu muncul setelah pernyataan Menag di Makassar dipotong dan disebar di media sosial.
Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin meluruskan bahwa Menag justru mengajak masyarakat menyampaikan aspirasi secara santun dan menjaga akhlakul karimah.
>>> Postur Tubuh Pebalap Pengaruhi Kendali Motor MotoGP
Imbauan itu merujuk pada kisah Nabi Musa dan Nabi Harun yang diperintah menggunakan bahasa santun saat menasihati Fir'aun.
Kamaruddin menegaskan bahwa penjelasan Menag bermaksud menempatkan persoalan secara proporsional.
"Kepada Fir'aun yang zalim saja Nabi Musa diperintahkan bicara santun, apalagi kepada Presiden Prabowo yang muslim dan menjalankan program kesejahteraan rakyat," ujarnya.
Pihak Kemenag menyayangkan tindakan sebagian awak media yang memotong perkataan Menag saat diwawancarai di Makassar. Pemotongan itu memicu kesalahpahaman di publik.
Transkrip Lengkap Pernyataan Menag
Kamaruddin merilis transkrip lengkap pernyataan Menag saat menjawab pertanyaan media di Makassar pada 14 Juni 2026 terkait demo mahasiswa.
Menag saat itu mengingatkan warga untuk tetap menjunjung tinggi akhlakul karimah dalam berkomunikasi.
>>> 6 Fitur Baru Android 17: Multitasking, Privasi, dan Keamanan
"Jangan sampai kita melakukan tujuan baik dengan cara kurang baik, akhirnya kontraproduktif. Mari mencontoh Nabi.
Yang baik itu baik, yang buruk itu buruk, tapi tidak menjelekkan," kata Menag.
Ia mencontohkan Nabi Musa dan Nabi Harun yang diminta menghadap Fir'aun dengan qaulan layyinan, bahasa santun. "Orang seperti Fir'aun pun perlu diberikan bahasa santun.
Apalagi kalau orang itu bukan Fir'aun," ujarnya.
Menag menekankan pentingnya mengedepankan akhlakul karimah dalam menyampaikan gagasan. "Enak kan kalau win-win solution?
>>> PN Jakpus Eksekusi Pengosongan Lahan Eks Hotel Sultan dengan Bantuan Polri-TNI
Jangan lose-lose solution," pungkasnya.
Update Terbaru
Kementerian ESDM Pastikan Biosolar B50 Aman untuk Kendaraan Diesel
Kamis / 18-06-2026, 14:21 WIB
Kemendiktisaintek Salurkan Bantuan ULD Perkuat Layanan Kampus Inklusif
Kamis / 18-06-2026, 14:20 WIB
Peningkatan Kualitas Guru Kunci Pengenalan AI Sejak Usia Dini
Kamis / 18-06-2026, 14:20 WIB
Gibran Minta Pemilihan Titik KDMP Lewat Kajian dan Libatkan Masyarakat
Kamis / 18-06-2026, 14:20 WIB
Pengamat: Peringatan 35 Tahun ASEAN-Rusia Momen Perluas Kerja Sama
Kamis / 18-06-2026, 14:20 WIB
BPS Kota Bandung Kerahkan 2.000 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026
Kamis / 18-06-2026, 14:20 WIB
Pemerintah Tunda Insentif Kendaraan Listrik hingga Bulan Depan
Kamis / 18-06-2026, 14:20 WIB
Roberto Martinez Pertahankan Cristiano Ronaldo Saat Portugal Ditahan Imbang
Kamis / 18-06-2026, 14:16 WIB
Tips Lolos Final Test Beasiswa OSC 2026 dari Medcom
Kamis / 18-06-2026, 14:16 WIB
Telkom (TLKM) Diproyeksi Raup Laba Bersih Rp 25,8 Triliun pada 2026
Kamis / 18-06-2026, 14:15 WIB
OJK Tetapkan Tujuh Calon Direksi BEI Periode 2026-2030
Kamis / 18-06-2026, 14:15 WIB
Unpad Tembus Peringkat 496 Dunia dalam QS WUR 2027
Kamis / 18-06-2026, 14:15 WIB
Klaim Asuransi Properti Melonjak 34,7% Imbas Banyak Korporasi Tutup
Kamis / 18-06-2026, 14:15 WIB
Inggris Hancurkan Kroasia 4-2 di Laga Perdana Grup L Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 14:15 WIB






