Persaingan pasar sepeda motor matik 125 cc di Indonesia semakin memanas dengan kehadiran Kawasaki Brusky 125.

Motor matik pertama Kawasaki untuk pasar Tanah Air ini siap menantang pemain lama seperti Yamaha FreeGo 125.

>>> Kualitas Udara Jakarta Pagi Ini Masuk Kategori Tidak Sehat

Kedua skutik ini memiliki kapasitas mesin yang sama, namun membawa karakteristik dan konsep desain yang berbeda.

Perbandingan Performa Mesin

Kawasaki Brusky 125 mengusung mesin 125 cc SOHC berpendingin udara dengan injeksi bahan bakar.

Tenaga maksimalnya mencapai 7 kW (9,3 Tk) pada 7.500 rpm dan torsi puncak 10 Nm di 6.000 rpm.

Yamaha FreeGo 125 menggunakan mesin Blue Core 125 cc yang menghasilkan tenaga 7 kW (9,3 Tk) pada 8.000 rpm dan torsi 9,5 Nm di 5.500 rpm.

Keduanya sama-sama mengandalkan pendingin udara dan sistem injeksi.

Brusky unggul tipis di sektor torsi, sementara FreeGo menawarkan fitur teknologi yang lebih bervariasi.

>>> Ekonom Prediksi BI Rate Tetap 5,50 Persen pada RDG Juni 2026

Fitur dan Kepraktisan

Yamaha FreeGo 125 memiliki fitur Smart Front Refuel yang memudahkan pengisian bahan bakar tanpa membuka jok.

Bagasinya berkapasitas 25 liter, cukup untuk menyimpan helm full-face.

Varian Connected juga dilengkapi Y-Connect yang menghubungkan motor dengan smartphone untuk memantau berbagai indikator.

Kawasaki Brusky 125 mengandalkan kapasitas tangki bensin 5,1 liter, lebih besar dari FreeGo yang hanya 4,2 liter.

Desain Brusky yang sporty dan agresif menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen yang ingin tampil beda.

Namun, ruang bagasi Brusky hanya 14 liter, lebih kecil dibanding FreeGo.

>>> Urutan Basic Skincare yang Benar untuk Menjaga Skin Barrier

Kawasaki Brusky 125 dibanderol Rp 26,5 juta, sedangkan Yamaha FreeGo 125 dijual mulai Rp 22,865 juta untuk tipe Standard dan Rp 24,650 juta untuk tipe Connected.