Harga Minyak Dunia Melemah Setelah Pakta Damai AS-Iran Ditandatangani
Harga minyak mentah dunia bergerak melemah pada Kamis (18/6) setelah para pelaku pasar mencermati dampak penandatanganan digital pakta perdamaian sementara antara Presiden Amerika Serikat dan Presiden Iran.
Kesepakatan itu juga membuka kembali jalur pelayaran Selat Hormuz yang sebelumnya diblokade Iran.
>>> IHSG Diproyeksikan Melemah Terbatas Akibat Sikap Hawkish The Fed
Minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) merosot menuju level US$76 per barel, setelah mengalami fluktuasi tajam pada sesi sebelumnya.
Sementara itu, harga minyak Brent resmi ditutup di bawah level psikologis US$80 per barel.
Pakta bilateral tersebut berpotensi membuka kembali aliran jutaan barel minyak dari Timur Tengah karena berakhirnya blokade ganda di jalur pelayaran global.
Penyusutan harga minyak saat ini hampir menghilangkan seluruh lonjakan yang terjadi selama konflik bersenjata.
>>> Pertamina Geothermal Energy Berpeluang Besar Raih Pendanaan Hijau Global
Ketegangan geopolitik pecah pada akhir Februari ketika militer AS dan Israel melancarkan serangan udara ke Iran untuk membatasi program nuklir negara itu.
Pemerintah Teheran merespons dengan memblokir Selat Hormuz secara total, jalur yang biasanya mengangkut sekitar seperlima pasokan minyak mentah dunia.
Meskipun tekanan harga mulai mereda, persediaan komersial di hilir masih tertekan. Stok minyak di Cushing, Oklahoma, pusat penyimpanan komersial terbesar di AS, menyusut hingga sekitar 20 juta barel.
Volume tersebut dianggap oleh sebagian besar pelaku pasar sebagai batas minimum operasional.
>>> Trump Teken Kesepakatan Damai Sementara dengan Iran, Picu Kritik Internal
Berdasarkan data pasar pukul 06.02 waktu Singapura, WTI untuk pengiriman Juli turun 1% menjadi US$76,02 per barel, sedangkan Brent untuk pengiriman Agustus naik 0,8% dan ditutup pada level US$79,55 per barel pada Rabu.
Update Terbaru
Republik Ceko vs Afrika Selatan: Perburuan Kemenangan Perdana di Grup A Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 08:40 WIB
Antara Beton dan Rasa Aman Warga: Surabaya Hentikan Proyek Box Culvert
Kamis / 18-06-2026, 08:40 WIB
Freeport Serahkan Draf Perjanjian Divestasi Saham 12 Persen ke Pemerintah
Kamis / 18-06-2026, 08:37 WIB
KPK Buka Peluang Periksa Lagi ASN Bea Cukai yang Viral Lari dari Jurnalis
Kamis / 18-06-2026, 08:36 WIB
Empat Platform Ini Mudahkan Penggemar Pantau Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 08:36 WIB
The Fed Pertahankan Suku Bunga Acuan AS di Kisaran 3,5 Persen
Kamis / 18-06-2026, 08:36 WIB
Perbedaan UV Filter dan SPF dalam Sunscreen yang Perlu Diketahui
Kamis / 18-06-2026, 08:36 WIB
Kementerian ESDM: Harga Pertamax Berpeluang Turun Jika Minyak Dunia Melemah
Kamis / 18-06-2026, 08:36 WIB
Polisi Kerahkan 3.161 Personel Amankan Eksekusi Hotel Sultan
Kamis / 18-06-2026, 08:35 WIB
The Fed Tahan Suku Bunga Acuan di Tengah Inflasi yang Masih Tinggi
Kamis / 18-06-2026, 08:35 WIB
Oriflame Indonesia Luncurkan Novage Proceuticals 10% Niacinamide Power Drops
Kamis / 18-06-2026, 08:35 WIB
Kawasaki Brusky 125 Siap Bersaing dengan Yamaha FreeGo 125 di Pasar Skutik
Kamis / 18-06-2026, 08:33 WIB
Kualitas Udara Jakarta Pagi Ini Masuk Kategori Tidak Sehat
Kamis / 18-06-2026, 08:33 WIB
Ekonom Prediksi BI Rate Tetap 5,50 Persen pada RDG Juni 2026
Kamis / 18-06-2026, 08:32 WIB






