Presiden Prabowo Subianto memanggil seluruh komisaris dan direksi bank-bank milik negara yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) ke Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis (18/6/2026) sore.

Pertemuan ini digelar di tengah momentum pengumuman kebijakan moneter terbaru.

>>> Komisi XIII DPR Dengar Aduan Dokter Muda soal Penahanan Sertifikat Profesi

Bank Indonesia baru saja menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen melalui Rapat Dewan Gubernur Juni 2026.

Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Riduan mengonfirmasi agenda pembahasan dalam pertemuan dengan Kepala Negara tersebut. Namun, ia belum mengungkapkan rincian detail pembicaraan.

"Tentang perbankan," ujar Riduan singkat.

Riduan menambahkan bahwa undangan dari Presiden ditujukan kepada seluruh jajaran manajemen puncak bank-bank BUMN. "Iya insya Allah (semua komisaris dan direksi dipanggil), sesuai undangan ya," katanya.

>>> Ma Ning Jadi Wasit China Pertama di Piala Dunia dalam 24 Tahun

Arah Ekonomi Jangka Panjang

Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani menjelaskan bahwa manajemen dan komisaris Himbara hadir untuk mendengarkan arahan langsung dari Presiden.

"Hari ini bersama-sama dengan manajemen, ada juga komisaris dari Himbara, bertemu dengan Bapak Presiden untuk mendapatkan pandangan, arahan, dan juga sharing mengenai arah perekonomian Indonesia ke depannya," ungkap Rosan.

Mengenai waktu pertemuan yang bersamaan dengan pengumuman BI rate, pihak Danantara menegaskan hal itu tidak berkaitan langsung.

CIO Danantara Pandu Sjahrir menyatakan agenda ini sudah direncanakan sejak jauh hari.

>>> BI Catat Transaksi Pembayaran Digital Tumbuh 28,14 Persen per Mei 2026

"Ya kalau bersamaan gak apa-apa, ini kebetulan saja. (Pertemuan) ini sudah dijadwalkan," tegas Pandu.