Pemerintah Targetkan Peluncuran Sistem Perlinsos Digital Berbasis AI pada 2026
Pemerintah Indonesia menargetkan peluncuran sistem perlindungan sosial (perlinsos) digital berbasis kecerdasan buatan (AI) secara nasional pada Oktober hingga November 2026.
Proyeksi ini disampaikan untuk meningkatkan akurasi data penerima bantuan sosial dan memangkas birokrasi pendaftaran.
>>> Kredit Kendaraan Bermotor Perbankan Masih Tertekan hingga April 2026
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, mengumumkan bahwa sistem baru tersebut telah diujicobakan di Kabupaten Banyuwangi dan diperluas ke 42 kabupaten/kota lainnya.
"Tadi ada 42 kabupaten sebagai piloting dengan kemarin 1 kabupaten di Banyuwangi yang sudah jalan.
Jadi, sekarang itu kami sudah paham anatomi masalah di digitalisasi berbasis AI dalam pemerintahan Republik Indonesia," kata Luhut dalam konferensi pers di Jakarta Pusat pada Rabu (17/6/2026).
Presiden Direncanakan Tinjau Lokasi Uji Coba
Agenda pengawasan proyek percontohan dijadwalkan pada 6 hingga 9 Juli mendatang.
Presiden Prabowo Subianto direncanakan meninjau langsung salah satu lokasi potensial antara Surabaya, Banyuwangi, atau Bali.
"Schedule-nya tadi kami sudah sepakat, nanti kami usul pada presiden untuk 6, 7, 8, 9 Juli beliau melihat nanti di apakah Surabaya, Banyuwangi, atau Bali mana yang beliau pilih," ujar Luhut.
Sistem perlinsos ini akan beroperasi sebagai portal terintegrasi yang mempermudah masyarakat mendaftar bantuan sosial hanya menggunakan NIK dan verifikasi wajah.
Penggunaan portal berhasil memotong waktu proses pendaftaran dari semula 200 hari menjadi hitungan menit, serta menekan biaya warga hingga hampir gratis.
>>> Musisi Luncurkan Kampanye Say No To Suno Tolak Musik AI
Sejauh ini, tercatat hampir 370 ribu warga telah mengakses layanan tersebut untuk mendaftar maupun menyampaikan sanggahan data.
Pemerintah berharap perluasan portal dapat segera mencakup sebagian besar wilayah kabupaten di Indonesia pada akhir tahun.
Update Terbaru
DPR Dukung Konversi Kompor Listrik untuk Tekan Impor LPG
Kamis / 18-06-2026, 08:30 WIB
Urutan Basic Skincare yang Benar untuk Menjaga Skin Barrier
Kamis / 18-06-2026, 08:30 WIB
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Program Makan Bergizi Gratis
Kamis / 18-06-2026, 08:30 WIB
Ekonom: BI Rate Perlu Dipertahankan di Level 5,5% pada RDG Juni 2026
Kamis / 18-06-2026, 08:29 WIB
Investor Asing Borong Saham BBRI saat IHSG Melemah
Kamis / 18-06-2026, 08:29 WIB
KPK Terima Informasi Dugaan Pemerasan di Imigrasi di Sejumlah Daerah
Kamis / 18-06-2026, 08:28 WIB
Sabalenka ke Perempat Final, Gauff Tersingkir di Berlin
Kamis / 18-06-2026, 08:28 WIB
Komdigi Tindak 9.263 Kasus Pelanggaran HKI di Situs Web Ilegal
Kamis / 18-06-2026, 08:28 WIB
Prudential Syariah Salurkan Santunan Rp8,5 Triliun untuk 325 Ribu Peserta
Kamis / 18-06-2026, 08:28 WIB
Erling Haaland Akui Harry Kane dan Kylian Mbappe Lebih Tajam
Kamis / 18-06-2026, 08:28 WIB
Komdigi Tindak 9.263 Pelanggaran HKI di Ruang Digital, Dominasi Situs Ilegal
Kamis / 18-06-2026, 08:25 WIB
TRE-PR Batalkan Sanksi Gleisi Hoffmann soal Pernyataan Inelegibilitas Deltan Dallagnol
Kamis / 18-06-2026, 08:24 WIB
Partai Populer Desak PSOE Cabut Keanggotaan Jose Luis Rodriguez Zapatero
Kamis / 18-06-2026, 08:24 WIB
Polri Kerahkan 3.161 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Hotel Sultan
Kamis / 18-06-2026, 08:24 WIB






