"Dan nanti pada Oktober-November presiden launching secara nasional 541 kabupaten.

Kami harap itu semua sudah bisa, mungkin 80-90% sambil jalan sehingga akhir tahun kita semua sudah jadi," kata Luhut.

Akurasi data yang dihasilkan dari sistem digital ini dirancang sebagai fondasi pengambilan kebijakan strategis lintas sektor.

Dalam jangka panjang, perbaikan ketepatan sasaran perlinsos diproyeksikan mampu membuka potensi efisiensi belanja negara sekitar Rp 170 triliun hingga Rp 260 triliun.

Program transformasi ini digarap secara kolaboratif oleh Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP).

>>> TVS Ramaikan Jakarta Fair 2026 dengan Area Pameran Lebih Luas

Instansi yang terlibat meliputi Penasihat Khusus Presiden Bidang Digitalisasi, Kementerian PANRB, Kementerian Komdigi, Bappenas, Kemendagri, Kemensos, serta lembaga keamanan siber dan pencegahan korupsi.