Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,55 persen ke posisi 6.220 pada perdagangan Rabu, 17 Juni 2026.

Di tengah pelemahan tersebut, investor asing justru mencatatkan aksi beli bersih (net buy) yang signifikan.

>>> Partai Populer Desak PSOE Cabut Keanggotaan Jose Luis Rodriguez Zapatero

Berdasarkan data Bloomberg Technoz, total beli bersih investor asing di seluruh pasar mencapai Rp2,51 triliun.

Sementara itu, aksi jual bersih (net sell) di pasar reguler tercatat sebesar Rp328 miliar.

BBRI Jadi Primadona

Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencatatkan nilai beli bersih tertinggi oleh investor asing, mencapai Rp456,07 miliar.

Aksi borong tersebut mendorong harga saham BBRI menguat 3 persen ke posisi Rp3.080 per saham.

Selain BBRI, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) juga diburu asing dengan net buy Rp375,28 miliar.

>>> Polri Kerahkan 3.161 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Hotel Sultan

Diikuti oleh PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) sebesar Rp67,55 miliar, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp38,7 miliar, dan PT Timah Tbk (TINS) Rp33,55 miliar.

Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) mencatat net buy Rp17,13 miliar, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) Rp14,23 miliar, dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) Rp13,7 miliar.

Melengkapi daftar, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dibeli bersih Rp13,36 miliar dan PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) Rp12,42 miliar.

Di sisi lain, investor asing mencatatkan aksi jual bersih terbesar pada saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dengan nilai mencapai Rp358 miliar.

>>> Komdigi Perketat Pengawasan Hak Kekayaan Intelektual di Ruang Digital

Tekanan jual tersebut mengakibatkan saham TPIA melemah sebesar 5 persen ke posisi Rp1.995 per saham.