DPR Dukung Konversi Kompor Listrik untuk Tekan Impor LPG
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyatakan dukungannya terhadap rencana pemerintah menghidupkan kembali program konversi kompor listrik pada tahun depan.
Langkah ini bertujuan menekan ketergantungan impor LPG sekaligus menciptakan efisiensi biaya memasak bagi rumah tangga.
>>> Ekonom: BI Rate Perlu Dipertahankan di Level 5,5% pada RDG Juni 2026
Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Sugeng Suparwoto menilai transisi energi ini lebih murah dibandingkan penggunaan LPG bersubsidi.
"Berdasarkan berbagai kajian, penggunaan kompor listrik dinilai lebih murah bagi rumah tangga," ujar Sugeng di Gedung Nusantara, Rabu (17/6/2026).
Anggaran Rp815,56 Miliar untuk Migrasi Energi
Dukungan legislatif mengalir setelah Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengusulkan alokasi dana Rp815,56 miliar dalam RAPBN 2027 untuk program migrasi energi rumah tangga.
Sugeng menambahkan bahwa program ini berkaitan dengan pengurangan emisi, pengurangan impor LPG, dan efisiensi biaya rumah tangga.
Indonesia saat ini masih mengimpor 75-80 persen kebutuhan gas domestik, membuat APBN rentan terhadap fluktuasi harga minyak dunia.
>>> Investor Asing Borong Saham BBRI saat IHSG Melemah
Menteri ESDM Bahlil menjelaskan dana pengadaan kompor listrik telah masuk pagu indikatif anggaran Ditjen EBTKE.
"Kompor listrik ini karena kita mengurangi kebutuhan LPG, kita cari bauran energi lain.
Ada kompor listrik, CNG, dan lain-lain, Rp815,56 miliar," kata Bahlil dalam Raker bersama Komisi XII DPR, Senin (15/6/2026).
Kementerian ESDM kini mengoordinasikan pemetaan wilayah potensial bersama DPR agar penyaluran unit kompor tepat sasaran.
Rincian volume unit yang disediakan belum dipaparkan secara detail. "Kami butuh bantuan DPR.
>>> Partai Populer Desak PSOE Cabut Keanggotaan Jose Luis Rodriguez Zapatero
Kompor listrik ini membutuhkan di daerah mana saja, agar sinkronisasi," ucap Bahlil.
Update Terbaru
Tom Holland Pilih Owen Cooper Jadi Penerus Spider-Man
Kamis / 18-06-2026, 09:45 WIB
Ramalan Zodiak Libra, Scorpio, dan Sagitarius: Asmara hingga Keuangan
Kamis / 18-06-2026, 09:44 WIB
Kurs Dolar AS Menguat ke Rp 17.855 pada 18 Juni 2026
Kamis / 18-06-2026, 09:44 WIB
Tom Holland Sebut Owen Cooper Berpotensi Jadi Spider-Man Berikutnya
Kamis / 18-06-2026, 09:44 WIB
Wamen Fauzan Dorong Kolaborasi Multipihak untuk Transformasi Pendidikan Tinggi
Kamis / 18-06-2026, 09:44 WIB
Panduan Pendaftaran KIP Kuliah Jalur Mandiri PTN dan PTS 2026
Kamis / 18-06-2026, 09:44 WIB
Rupiah Melemah ke Rp17.856 per Dolar AS pada 18 Juni 2026
Kamis / 18-06-2026, 09:44 WIB
Bursa Efek Indonesia Menanti Hasil Evaluasi Pasar Global MSCI
Kamis / 18-06-2026, 09:44 WIB
Kementerian ESDM Pastikan Mandatori Biodiesel B50 Mulai 1 Juli 2026
Kamis / 18-06-2026, 09:40 WIB
KPK Dalami Distribusi Bonus di Kasus Dugaan Korupsi PPT ET
Kamis / 18-06-2026, 09:40 WIB
Pelatih Ghana Sebut Kemenangan 1-0 atas Panama Sangat Berharga
Kamis / 18-06-2026, 09:40 WIB
Kemenag Buka Kompetisi Film Pendek Islami 2026, Total Hadiah Puluhan Juta
Kamis / 18-06-2026, 09:37 WIB
Harga Emas Antam 18 Juni 2026 Turun Rp 30.000 Jadi Rp 2.703.000 Per Gram
Kamis / 18-06-2026, 09:36 WIB
Pemerintah Disarankan Salurkan BSU untuk Jaga Daya Beli Masyarakat
Kamis / 18-06-2026, 09:36 WIB






