Spesialis bedah saraf Lamina Hospital, dr Victorio, SpBS, mengungkapkan perbedaan mendasar antara saraf kejepit atau Hernia Nukleus Pulposus (HNP) dengan nyeri pinggang biasa.

Penjelasan ini disampaikan pada Jumat (5/6/2026) untuk meluruskan anggapan keliru mengenai rasa pegal yang sering muncul akibat terlalu lama diam dalam posisi sama saat bekerja.

>>> Korlantas Polri Sediakan SIM Digital Selama Operasi Patuh 2026

Menurut dr Rio, gejala nyeri akibat gangguan tulang belakang dikelompokkan berdasarkan penyebaran rasa sakitnya.

Kondisi yang bukan termasuk saraf kejepit, melainkan nyeri terbatas pada satu area tulang belakang seperti leher atau punggung bawah, dikenal sebagai axial pain.

Rasa sakit pada axial pain umumnya tergolong ringan karena tidak disertai nyeri yang menjalar ke anggota tubuh lain seperti lengan atau kaki.

Ciri Khas Saraf Kejepit

"Saraf kejepit ciri khasnya adalah apabila nyerinya sudah menjalar ke kaki," ungkap dr Rio.

>>> Huawei: Pembatasan Teknologi AS Pacu Kemandirian Semikonduktor Cina

Faktor pemicu utama masalah saraf ini sering kali disebabkan oleh penerapan postur tubuh yang buruk.

Penggunaan kursi ergonomis sangat disarankan untuk menjaga kenyamanan saat harus duduk dalam durasi panjang karena desainnya mampu menyesuaikan bentuk alami tubuh.

"Itu biasanya yang sifatnya ringan," jelas dr Rio.

Alternatif lain bisa diterapkan apabila kursi ergonomis tidak tersedia, yaitu memilih kursi dengan tingkat keempukan sedang agar posisi tubuh tidak terbebani.

>>> Investor Asing Borong Saham Komoditas Saat IHSG Merosot Tajam

"Kedua, yang bisa kita lakukan per satu sampai dua jam, kita harus berdiri kemudian melakukan relaksasi untuk otot dan sendi, sehingga sarafnya tidak kaget," tandas dr Rio.