Waspadai Nyeri Pinggang yang Menjalar hingga ke Kaki
Dokter spesialis orthopaedi dan traumatologi dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), dr. Latsarizul Alfariq Senja Belantara, Sp.
OT, mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai nyeri pinggang yang menjalar hingga ke kaki.
>>> Kontroversi Penalti Harry Kane Warnai Kemenangan Inggris atas Kroasia
Menurutnya, gejala nyeri yang menyebar dari pinggang menuju kaki, terutama hingga kedua tungkai, dapat mengindikasikan masalah tidak hanya pada tulang atau bantalannya, tetapi juga berhubungan dengan persarafan di tulang belakang.
"Karena apabila nyeri itu menjalar ke kedua tungkai, kemungkinan besar sarafnya juga terjepit tidak hanya di pinggangnya saja yang bermasalah," kata Alfariq di Jakarta, Kamis.
Jika saraf mengalami penjepitan, kondisi tersebut dapat mengganggu fungsi saraf, mulai dari penurunan kemampuan gerak hingga risiko terburuk berupa kelumpuhan.
Alfariq juga menekankan bahwa nyeri yang terasa sangat berat dan tidak membaik meski sudah beristirahat perlu diwaspadai.
"Apabila saraf itu terjepit yang dikhawatirkan adalah kerusakan dari fungsi saraf itu sendiri, di mana tidak hanya bermula dari nyeri di kedua tungkainya, tapi juga mungkin terburuknya bisa terjadi kelumpuhan," imbuh dia.
>>> Harga Pangan Strategis 18 Juni 2026 Naik, Cabai Keriting Pemicu Utama
Penanganan Awal Nyeri Pinggang
Alfariq menjelaskan bahwa rasa nyeri pada area pinggang atau punggung bagian bawah dikenal juga dengan low back pain.
Pada pasien low back pain, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengimobilisasi atau mencegah gerakan yang mencetuskan nyeri.
Gerakan atau posisi yang paling nyaman yang dipertahankan.
Pasien juga dapat dibantu dengan obat pereda nyeri. Jika nyeri tetap muncul secara berkelanjutan, pasien dianjurkan segera berkonsultasi dengan dokter ortopedi.
Sementara untuk penanganan nyeri di area tulang belakang akibat cedera, terutama benturan, kecelakaan, atau aktivitas olahraga, pasien perlu segera mendapatkan pemeriksaan medis.
>>> Daftar Promo Minyak Goreng di Superindo, Hypermart, Tip Top, dan Lotte Mart 19 Mei 2026
"Di mana itu akan dipastikan dahulu, yang kita sangat takutkan apabila terjadi patah tulang di bagian tulang belakang sehingga mempengaruhi fungsi sarafnya dan itu suatu bentuk kegawatdaruratan di bidang tulang belakang," ujar dia.
Update Terbaru
Harga Emas Perhiasan di Raja Emas dan Laku Emas 18 Juni 2026 Turun
Kamis / 18-06-2026, 12:16 WIB
Prodia Diagnostic Line Targetkan Dana IPO Rp62,75 Miliar
Kamis / 18-06-2026, 12:15 WIB
Panselnas Hapus Penalti Rp100 Juta untuk Calon Manajer Koperasi Desa
Kamis / 18-06-2026, 12:15 WIB
Indonesia Dinilai Perlu Tingkatkan Hilirisasi Mineral Kritis
Kamis / 18-06-2026, 12:15 WIB
Uzbekistan Kalah 1-3 dari Kolombia di Debut Piala Dunia
Kamis / 18-06-2026, 12:15 WIB
Pengamat: Inpres Jalan Daerah Perkuat Konektivitas Distribusi Pangan
Kamis / 18-06-2026, 12:15 WIB
Indonesia Terpilih sebagai Anggota Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO 2026-2030
Kamis / 18-06-2026, 12:15 WIB
Pemprov DKI Optimalkan Teknologi dan AI untuk Tata Kelola Kota
Kamis / 18-06-2026, 12:15 WIB
KETRACO Integrasikan Teknologi SAP untuk Stabilkan Jaringan Energi Terbarukan
Kamis / 18-06-2026, 12:13 WIB
Kanada Incar Kemenangan Perdana Lawan Qatar di Piala Dunia
Kamis / 18-06-2026, 12:13 WIB
Yamaha NMAX Turbo Uji Ketangguhan di Beragam Medan Lombok
Kamis / 18-06-2026, 12:13 WIB
Peruri Hadirkan Teknologi RFID Blockchain untuk Jamin Keaslian Produk Industri Kreatif
Kamis / 18-06-2026, 12:12 WIB
Sidang Perdana Kasus Korupsi Eks Ketua Ombudsman Digelar Pekan Depan
Kamis / 18-06-2026, 12:12 WIB
KAI Tutup 144 dari 172 Titik Prioritas Perlintasan, 88% Kecelakaan Akibat Menerobos
Kamis / 18-06-2026, 12:12 WIB






