Maria Branyas Morera, perempuan tertua di dunia yang meninggal pada Agustus 2024 di usia 117 tahun, menjadi subjek penelitian para ilmuwan untuk mengungkap rahasia umur panjangnya.

Laporan dalam jurnal Cell Reports Medicine pada 21 Oktober 2025 menyebutkan bahwa faktor genetika memegang peranan penting.

>>> SBS Umumkan Drama Korea Nine to Six, Yook Sungjae dan Park Min Young Jadi Pemeran Utama

Namun, pola hidup yang dijalani Maria selama puluhan tahun juga berkontribusi besar.

Dr. Manel Esteller dari Josep Carreras Leukaemia Research Institute di Barcelona mengungkapkan bahwa Maria memiliki kebiasaan berjalan kaki sekitar satu jam setiap hari.

Ia juga tetap produktif selama kondisi fisiknya memungkinkan.

Maria tidak pernah merokok atau mengonsumsi alkohol sepanjang hidupnya. Pilihan hidup bersih ini menjadi fondasi kuat yang melindungi kesehatannya hingga usia sangat lanjut.

Pola Makan Mediterania dan Konsumsi Yoghurt

Maria menerapkan pola makan Mediterania dengan minyak zaitun sebagai sumber lemak utama. Riset menunjukkan kadar kolesterol jahat dan trigliserida dalam tubuhnya sangat rendah, sementara kolesterol baiknya tinggi.

Tingkat peradangan dalam tubuh Maria juga sangat minim, sehingga risiko penyakit kronis menjadi lebih kecil. Salah satu kebiasaan yang menonjol adalah konsumsi tiga porsi yoghurt setiap hari.

>>> IHSG Berpotensi Volatil Dipicu Net Sell Asing Rp 61,3 Triliun

Pemeriksaan sampel biologis menunjukkan mikrobioma pencernaan Maria mirip dengan individu yang jauh lebih muda. Saluran pencernaannya kaya akan bakteri Bifidobacterium yang menguntungkan kesehatan.

Meski demikian, para peneliti menegaskan bahwa yoghurt bukanlah faktor tunggal di balik umur panjang Maria.

Dukungan Ikatan Sosial dan Kualitas Hidup

Maria tinggal dekat dengan kerabatnya dan terus memelihara interaksi sosial yang hangat hingga akhir hayat.

Dimensi emosional dan sosial ini berkontribusi besar dalam menjaga kualitas hidup dan kesehatan mentalnya.

"Maria mendapat gen yang sangat baik dari orang tuanya, tetapi kita tidak bisa memilih orang tua kita," kata Esteller.

>>> Saham Merdeka Copper Gold Jadi Unggulan Trading Pekan Ini, Target Rp 2.660

Para ilmuwan menyimpulkan bahwa umur panjang Maria merupakan perpaduan harmonis antara genetik, nutrisi, olahraga, dan kebahagiaan sosial.