Saham Merdeka Copper Gold Jadi Unggulan Trading Pekan Ini, Target Rp 2.660
Saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) menjadi salah satu pilihan utama untuk perdagangan pada Senin (8/6/2026).
Rekomendasi ini disampaikan oleh KB Valbury Sekuritas untuk membantu investor mengoptimalkan keuntungan.
>>> Cara Mudah Cek Bansos BPNT Melalui Kantor Lurah
KB Valbury Sekuritas menyarankan strategi buy on weakness atau beli saat harga melemah. Target harga untuk trading harian dipatok di level Rp 2.660.
Harga masuk yang disarankan berada di kisaran Rp 2.510 hingga Rp 2.570.
Level resistance atau batas atas saham MDKA berada di Rp 2.660, sedangkan support di Rp 2.510.
"Waspada jika harga menembus Rp 2.510.
Stop loss di level Rp 2.360," tulis KB Valbury Sekuritas dalam ulasannya yang dikutip pada Minggu (7/6/2026).
Pada penutupan perdagangan Jumat (5/6/2026), saham MDKA menguat 3,2% ke level Rp 2.570. Kinerja operasional perusahaan juga menunjukkan hasil positif pada kuartal I-2026.
Produksi perdana tambang emas Pani milik PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) serta performa solid dari lini nikel dan tembaga menjadi pendorong utama.
Berdasarkan riset Citi, produksi TB Gold mencapai 24.835 oz pada kuartal I-2025, turun 3% secara tahunan.
>>> Prabowo Resmikan Sekolah Rakyat di Bali untuk Tingkatkan Kesejahteraan
Volume penjualan turun 63% secara kuartalan menjadi 24.470 oz akibat kendala sistem pemerintah.
Namun, harga jual rata-rata (ASP) emas MDKA melonjak 76% menjadi US$ 4.841 per oz, dengan margin tunai naik 128% ke US$ 4.156 per oz.
Nilai AISC, termasuk royalti dan produksi perak, tercatat US$ 1.065 per oz.
Citi menyebutkan panduan produksi TB Gold tahun 2026 mencapai 80-90 ribu oz, dengan biaya tunai US$ 1.150-1.250 per oz dan AISC US$ 1.900-2.050 per oz.
Di lini komoditas lain, produksi tembaga dari tambang Wetar mencapai 2.112 ton, turun 11%, dengan penjualan 1.923 ton atau turun 44%.
ASP tembaga Wetar sebesar US$ 12.588 per ton dengan margin tunai US$ 5.975 per ton.
Panduan produksi tembaga tahun ini ditargetkan 4.000-5.000 ton dengan biaya tunai US$ 2,8-3,5 per pound.
>>> IEA Minta Pemerintah Batalkan Wacana Penahanan Restitusi Pajak Rp 361 Triliun
Citi memberikan rekomendasi buy untuk saham MDKA dengan target harga Rp 5.100.
Update Terbaru
Jadwal Final Indonesia Open 7 Juni 2026: Jonatan Christie Tanding
Minggu / 07-06-2026, 18:20 WIB
Senny Marbun Terpilih sebagai Presiden APSF Periode 2026-2030
Minggu / 07-06-2026, 18:18 WIB
Perpaduan BMW E9 CSL dan E39 M5: Coupe Klasik Bertenaga V8 426 HP
Minggu / 07-06-2026, 18:16 WIB
Marc Marquez Rebut Pole Position di Kualifikasi MotoGP Hongaria 2026
Minggu / 07-06-2026, 18:16 WIB
PWNU Jatim Gelar Daurah Aswaja 2026 untuk 300 Mahasantri
Minggu / 07-06-2026, 18:16 WIB
Xiaomi Power Bank 20.000 mAh 2026 Resmi Meluncur, Bisa Fast Charging iPhone
Minggu / 07-06-2026, 18:13 WIB
Gubernur Bengkulu Instruksikan Gaji ke-13 ASN Cair Paling Lambat Senin
Minggu / 07-06-2026, 18:13 WIB
KPK Ungkap Tarif Ilegal Percepatan Izin Tinggal Kasus Silmy Karim
Minggu / 07-06-2026, 18:13 WIB
Roger Milla Masih Kokoh di Puncak Rekor Pencetak Gol Tertua Piala Dunia
Minggu / 07-06-2026, 18:12 WIB
Umat Islam Kerap Merasa Berat Menjalankan Shalat Akibat Kondisi Hati
Minggu / 07-06-2026, 18:12 WIB
Lifestyle Bagikan Cara Redakan Efek Samping Terapi Kanker Anak
Minggu / 07-06-2026, 18:09 WIB
Stanley Rilis Tumbler Edisi Terbatas Bertema Sepak Bola di Jakarta
Minggu / 07-06-2026, 18:09 WIB
BPOM Temukan Kopi Lokal Mengandung Bahan Berbahaya, Picu Gagal Ginjal
Minggu / 07-06-2026, 18:09 WIB
Pemerintah Kejar Penyelesaian Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA
Minggu / 07-06-2026, 18:09 WIB






