Asia Timur, Australia, kawasan Pasifik, dan Amerika Utara bagian barat menjadi wilayah dengan pemandangan terbaik. Pada puncaknya, Bulan akan tampak berwarna merah tembaga yang kerap disebut sebagai blood moon.

Agustus 2026

Musim kedua berlangsung pada Agustus 2026. Pada 12 Agustus, gerhana Matahari total akan melintasi Greenland, Islandia, hingga Spanyol utara.

Di jalur totalitas, siang hari akan berubah gelap selama beberapa menit, suhu udara menurun, dan korona Matahari dapat terlihat dengan mata telanjang.

Sekitar dua minggu kemudian, 28 Agustus 2026, musim ini ditutup dengan gerhana Bulan sebagian. Bayangan Bumi akan menutupi sebagian besar permukaan Bulan dan dapat diamati dengan baik dari Amerika Utara, Amerika Selatan, Eropa, dan Afrika.

Pola berulang inilah yang membuat gerhana Matahari dan gerhana Bulan hampir selalu datang berpasangan, mengikuti ritme kosmik yang konsisten dari tahun ke tahun.