Legenda MotoGP asal Australia, Casey Stoner, berhasil menjalani operasi tulang punggung setelah 20 tahun menderita cedera.

Stoner memutuskan pensiun dari MotoGP pada akhir musim 2012. Cedera yang dialami selama bertahun-tahun membuatnya pensiun lebih awal dari pembalap pada umumnya.

>>> Diduga Aniaya Staf, Ketua DPRD Bone Dilaporkan ke Polisi

Masalah tulang punggung Stoner bermula dari kecelakaan pada 2003. Saat itu, ia menabrak tumpukan jerami dengan kepala terlebih dahulu di musim keduanya di Kejuaraan Dunia 125cc.

Dalam unggahan di Instagram, Stoner memamerkan kondisinya setelah operasi. Ia mengungkapkan bahwa rasa sakit di punggungnya sudah tak tertahankan dalam enam bulan terakhir.

"Semuanya berawal dari kecelakaan pada 2003, ketika saya menabrak tumpukan jerami dengan kepala terlebih dahulu.

Benturan itu menekan tulang belakang saya, dan meskipun saya berusaha sebaik mungkin selama lebih dari 20 tahun, beberapa tahun terakhir dan enam bulan terakhir, menjadi tak tertahankan lagi.

Sampai pada titik di mana operasi adalah satu-satunya pilihan yang realistis," kata Stoner.

>>> Fenomena Letupan Belerang di Danau Batur, 25 Ton Ikan Nila Mati

Juara dunia MotoGP dua kali itu bersyukur operasi yang dilakukan berhasil meredakan nyeri.

"Pemulihan memang mengalami pasang surut, tetapi secara keseluruhan punggung saya tidak pernah terasa sebaik ini selama yang saya ingat," ujarnya.

Stoner juga mengaku baru menyadari bahwa selama ini ia hidup dengan rasa sakit yang konstan.

"Yang paling mengejutkan saya adalah menyadari bahwa ketika saya mengira punggung saya terasa 'baik' sebelumnya, saya masih hidup dengan rasa sakit yang konstan.

Baru sekarang saya merasakan bagaimana rasanya tidak sakit punggung sama sekali," tuturnya.

>>> Thierry Henry Ungkap Rahasia Dominasi Spanyol di Sepak Bola Dunia

Mantan pembalap Ducati dan Honda itu berterima kasih kepada ahli bedah dan tim medis yang telah mengembalikan kualitas hidupnya.