Sapi Terlupakan 130 Tahun: Kisah Adaptasi di Pulau Amsterdam

Di sebuah pulau terpencil di Samudra Hindia, sekelompok sapi peliharaan yang ditinggalkan pada akhir abad ke-19 berhasil bertahan hidup selama lebih dari 130 tahun.
Pulau Amsterdam, wilayah Prancis di selatan Antarktika, tidak memiliki air permukaan permanen dan diterpa angin kencang serta hujan deras.
>>> Prabowo Tegaskan Pemerintah Tidak Antikritik, Bedakan dengan Caci Maki dan Fitnah
Meski kondisinya ekstrem, populasi sapi ini berkembang dari hanya lima atau enam ekor menjadi hampir 2.000 ekor dalam beberapa dekade.
Kisah ini menjadi misteri ilmiah yang akhirnya terungkap melalui analisis genetik.
Asal-usul Genetik Sapi Pulau Amsterdam
Peneliti memeriksa materi genetik 18 sapi yang diambil sampelnya pada 1992 dan 2006.
Hasilnya menunjukkan bahwa populasi ini mengalami penyempitan genetik (bottleneck) pada akhir abad ke-19, yang mendukung cerita bahwa seorang petani bernama Heurtin meninggalkan lima atau enam sapi pada 1871 setelah gagal bertani di pulau tersebut.
Secara genetik, sapi-sapi ini terdiri dari sekitar 75% sapi Eropa (mirip sapi Jersey) dan 25% zebu dari Samudra Hindia (mirip zebu Madagaskar).
Campuran ini kemungkinan berasal dari sapi yang dibawa Heurtin dari Réunion.
Sapi Jersey sendiri berasal dari Pulau Jersey di Selat Inggris yang beriklim mirip Pulau Amsterdam: berawan, berangin, dan tidak terlalu panas.
Hal ini membuat mereka sudah setengah beradaptasi dengan lingkungan baru.
Adaptasi Tanpa Perubahan Ukuran Tubuh
Berbeda dengan fenomena dwarfisme pulau yang umum terjadi, sapi-sapi ini tidak menyusut drastis. Ukuran tubuh mereka tetap mirip dengan sapi Jersey dan zebu Madagaskar.
Adaptasi justru terjadi pada gen yang terkait dengan sistem saraf, yang mungkin menjelaskan perubahan perilaku.
Update Terbaru
Strategi China Percepat Pembangunan Pembangkit Listrik Energi Terbarukan hingga 2026
Jumat / 24-07-2026, 04:08 WIB
Sinopsis Shuddh Desi Romance di Mega Bollywood Paling Yahud Hari ini 24 Juli 2026 di ANTV
Jumat / 24-07-2026, 04:00 WIB
Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 25 – 26 Juli 2026
Jumat / 24-07-2026, 04:00 WIB
Keserakahan Google Hancurkan Web Terbuka, Penerbit Mulai Ambil Sikap
Jumat / 24-07-2026, 03:56 WIB
Trump Ancam Serang Iran Lebih Masif dari Operasi Epic Fury
Jumat / 24-07-2026, 03:56 WIB
Jaksa Ungkap Modus Penyamaran Honor Dude Harlino Sebagai Pinjaman
Jumat / 24-07-2026, 03:56 WIB
Mossad Gagalkan Operasi Rahasia Iran, Agen Lalai Jadi Penyebab
Jumat / 24-07-2026, 03:56 WIB
Kasus Ijazah Jokowi Berakhir Tanpa Pembuktian, Aktivis: Tidak Semua Pahlawan Selesai
Jumat / 24-07-2026, 03:56 WIB
Assassin's Creed Black Flag Resynced Laku 3,5 Juta Unit dalam 2 Pekan, Lampaui Target Tahunan Ubisoft
Jumat / 24-07-2026, 03:53 WIB
George R.R. Martin Kembali Menulis, Novella Keempat Dunk and Egg dalam Pengerjaan
Jumat / 24-07-2026, 03:53 WIB
Gavin Williams Catat Immaculate Inning Lawan Minnesota Twins
Jumat / 24-07-2026, 03:53 WIB
Trump Ajak 23 Gubernur Republikan Teken Janji Lindungi Konsumen dari Lonjakan Biaya Listrik Data Center
Jumat / 24-07-2026, 03:50 WIB
Ahli Darurat Rekomendasikan Perlengkapan Penting untuk Musim Badai
Jumat / 24-07-2026, 03:50 WIB
Jose Ramirez Kembali, Twins Kalahkan Guardians 10-6
Jumat / 24-07-2026, 03:49 WIB







