Sapi Terlupakan di Pulau Terpencil Bertahan 130 Tahun, Ilmuwan Terpesona
Sekelompok sapi yang ditinggalkan di Pulau Amsterdam, sebuah pulau terpencil di Samudra Hindia, berhasil bertahan hidup selama lebih dari 130 tahun tanpa campur tangan manusia.
Populasi sapi liar ini sempat mencapai hampir 2.000 ekor sebelum akhirnya dimusnahkan pada tahun 2010. Kisah mereka kini menjadi perhatian para ilmuwan.
>>> Peneliti Temukan Mekanisme Baru di Balik Manfaat Kesehatan Kopi
Misteri Asal-Usul dan Adaptasi
Pulau Amsterdam terletak sekitar 2.750 mil tenggara Madagaskar, dengan luas sekitar 21 mil persegi—seukuran Manhattan.
Iklimnya samudra sedang, dengan angin kencang dan curah hujan tinggi, terutama di musim dingin. Tidak ada sumber air permanen di pulau tersebut.
Catatan sejarah menunjukkan bahwa sekelompok kecil sapi mungkin ditinggalkan di sana pada akhir abad ke-19. Awalnya, para ilmuwan meragukan mereka bisa bertahan.
Namun, sapi-sapi itu tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang biak dengan cepat. Mereka beradaptasi dengan lingkungan yang keras dan menjadi liar.
>>> Beasiswa LPDP Batch II Dibuka Besok, Catat Jadwal Seleksi dan Aturannya
Untuk mengungkap misteri ini, para peneliti mengumpulkan materi genetik dari 18 ekor sapi selama dua ekspedisi pada tahun 1992 dan 2006.
Studi genetik ini membantu menjawab pertanyaan tentang asal-usul mereka dan bagaimana mereka mampu bertahan di pulau yang tampaknya tidak layak huni.
Pulau Amsterdam kini menjadi bagian dari Cagar Alam Nasional TAAF (French Southern and Antarctic Lands) yang diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.
>>> Gabit Bikin Gebrakan di Wellness Tech: Tanpa Langganan, Andalkan AI
Kisah sapi-sapi ini juga menimbulkan pertanyaan baru: apakah pemusnahan populasi liar pada tahun 2010 benar-benar diperlukan?
Update Terbaru
HMD Rilis Ponsel Lipat Bergaya BlackBerry, Bocoran Render Muncul
Senin / 29-06-2026, 21:21 WIB
Kiehl's Tetap Jadi Andalan Beauty Enthusiast, Ini Alasannya
Senin / 29-06-2026, 21:21 WIB
Neymar Pamer Jam Tangan Mewah Bertabur 286 Berlian, Harganya Rp 18 Miliar
Senin / 29-06-2026, 21:21 WIB
METRO Appreciation Gala 2026 Beri Penghargaan untuk Brand Kosmetik dan Desainer Lokal
Senin / 29-06-2026, 21:21 WIB
Needy Girl Overdose Episode 13: Akhir yang Tenang dan Manis
Senin / 29-06-2026, 21:19 WIB
Pengacara Washington Digugat Atas Dugaan Penipuan Imigrasi Massal
Senin / 29-06-2026, 21:19 WIB
Carreno Busta Akhiri Kutukan Wimbledon, Tantang Jodar di Babak Kedua
Senin / 29-06-2026, 21:18 WIB
iPhone Lipat Pertama Apple Dikabarkan Rilis Sebulan Setelah Galaxy Z Fold 8
Senin / 29-06-2026, 21:14 WIB
Keunggulan Genomik: Mengapa Penduduk Asli Andes Lebih Baik Memproses Makanan Bertepung
Senin / 29-06-2026, 21:14 WIB
Hewan Terpanjang di Bumi Hasilkan Racun yang Bisa Membunuh Kecoak dan Kepiting
Senin / 29-06-2026, 21:13 WIB
Toy Story 5 Kukuh di Puncak Box Office, Supergirl Tercecer
Senin / 29-06-2026, 21:11 WIB
OnePlus Amazon Prime Day 2026: Diskon Smartphone, Tablet, dan Audio
Senin / 29-06-2026, 21:11 WIB
Cara Cek Desil Kemensos 2026 dengan NIK KTP, Ketahui Anda Masuk Desil Berapa
Senin / 29-06-2026, 21:11 WIB
CEO Softbank yang Investasi $64 Miliar di OpenAI Sebut Istilah 'Gelembung AI' sebagai Penistaan
Senin / 29-06-2026, 20:43 WIB






