Intoleransi Laktosa Lebih Banyak Dialami Orang Asia, Ini Kata Pakar

Sebuah studi mengungkap bahwa sekitar lima miliar orang dewasa di dunia atau 68-70 persen mengalami intoleransi laktosa.
Angka ini jauh lebih tinggi di Asia Timur, terutama di China, Jepang, Korea, dan Vietnam, yakni mencapai 90-95 persen.
>>> Resmi, Pedro Acosta Gabung Ducati di MotoGP 2027
Pakar Genetika Ekologi IPB Ronny Rachman Noor mengatakan intoleransi laktosa memang lebih umum terjadi di kalangan ras non-Kaukasia, termasuk orang Asia.
Penyebabnya, orang Asia cenderung tidak mengalami mutasi pada gen lactase persistence.
Mutasi gen lactase persistence yang terjadi sekitar 7.500 tahun lalu di Eropa Utara memungkinkan orang dewasa di sana mencerna laktosa dengan baik.
Akibatnya, ras Kaukasia memiliki angka intoleransi rendah, hanya 5-15 persen.
Mutasi ini belum menyebar luas di Asia, Afrika, dan Amerika karena konsumsi susu belum lama dikenal di beberapa belahan dunia ini.
Intoleransi Laktosa di Indonesia Tergolong Tinggi
Di Indonesia, intoleransi laktosa pada anak usia 3-5 tahun mencapai 21,3 persen. Persentase ini meningkat seiring bertambahnya usia, pada anak 6-11 tahun mencapai 57,8 persen.
Hal ini tak lepas dari tingginya persentase intoleransi laktosa di Asia Tenggara yang mencapai 85-98 persen.
Ronny mengatakan tingginya angka tersebut menunjukkan konsumsi susu segar yang rendah, yang dapat menyebabkan kekurangan kalsium, vitamin D, dan protein pada anak dan lansia.
Laktase non-persistence sebenarnya normal dialami saat anak sudah melewati masa menyusui, ketika produksi enzim menurun.
>>> Cara Mendapatkan Saldo DANA Gratis Hari Ini, Ikuti Langkah Ini
Menurut Cleveland Clinic, gejala intoleransi laktosa meliputi perut kembung, gas pada usus, mual dan muntah, sakit perut dan kram, perut berbunyi atau bergemuruh, serta diare.
Update Terbaru
Ancaman Hentikan Penjualan Mobil di California? Jangan Percaya Dulu
Rabu / 24-06-2026, 21:00 WIB
Slate SUV Rp500 Jutaan, Tanpa Power Windows dan Key Fob
Rabu / 24-06-2026, 21:00 WIB
3 Cara Cek Battery Health di HP Android Lengkap dengan Tips Agar Awet
Rabu / 24-06-2026, 21:00 WIB
Ilmuwan Temukan 'Tutup' Alami yang Menahan Letusan Supervolcano Yellowstone
Rabu / 24-06-2026, 21:00 WIB
Ilmuwan Ungkap Alasan Ilmiah di Balik Dengkuran Kucing, Bukan Sekadar Bahagia
Rabu / 24-06-2026, 21:00 WIB
Redmi K90 Ultra Ungguli Snapdragon 8 Elite Gen 5 dalam Performa Gaming
Rabu / 24-06-2026, 21:00 WIB
Cara Mengatasi Kendala Pencairan Dana Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 2026
Rabu / 24-06-2026, 20:56 WIB
Pakistan Tegaskan Rudal Iran Tak Masuk Negosiasi dengan AS
Rabu / 24-06-2026, 20:54 WIB
Bakom Bantah Tudingan Pemerintah Kondisikan Demo Pro MBG
Rabu / 24-06-2026, 20:49 WIB
Prabowo Cerita Temui Aburizal Bakrie Minta RI Tak Impor Beras Saat Panen
Rabu / 24-06-2026, 20:49 WIB
Jadwal Siaran Langsung Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026
Rabu / 24-06-2026, 20:49 WIB
Kandas di Kejagung, Sony Eks BGN Ajukan Permohonan JC ke LPSK
Rabu / 24-06-2026, 20:49 WIB
Bima Arya Bekali Praja IPDN Papua dengan Tiga Fondasi Kepemimpinan
Rabu / 24-06-2026, 20:49 WIB
Hilman Latief Irit Bicara Usai Diperiksa KPK di Kasus Kuota Haji
Rabu / 24-06-2026, 20:49 WIB






