Kandas di Kejagung, Sony Eks BGN Ajukan Permohonan JC ke LPSK
Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya mengajukan permohonan menjadi justice collaborator (JC) ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
Langkah ini diambil setelah permohonan serupa kandas di Kejaksaan Agung (Kejagung).
>>> Bima Arya Bekali Praja IPDN Papua dengan Tiga Fondasi Kepemimpinan
Pengajuan JC itu berkaitan dengan kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2025-2026 yang ditangani Kejagung.
Kuasa hukum Sony, Krisna Murti, mengatakan seluruh persyaratan sudah dilengkapi dan saat ini sedang dikaji oleh LPSK.
"Dari LPSK akan berkunjung ke tempat Pak Sony, ke Kejaksaan," ujar Krisna di Jakarta, Rabu (24/6).
Krisna mengungkapkan alasan pengajuan JC karena tidak adanya jaminan keamanan bagi Sony dan keluarganya setelah mengungkap puluhan nama yang diduga terlibat.
Pihaknya berharap LPSK bisa memberikan keputusan objektif tanpa intervensi pihak lain.
Ketua LPSK Achmadi mengatakan pihaknya masih mendalami pengajuan tersebut dan akan berkoordinasi dengan pihak terkait.
>>> Hilman Latief Irit Bicara Usai Diperiksa KPK di Kasus Kuota Haji
Sebelumnya, Kejagung menolak permohonan JC Sony. Saat itu Sony disebut menyetor 41 nama tokoh terkait kasus MBG hingga dugaan pengadaan fiktif di BGN.
Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejagung Syarief Sulaeman Nahdi mengatakan penolakan karena Sony tidak memenuhi syarat sebagai JC atas sangkaan jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Syarat JC diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014, yaitu bukan pelaku utama dan mengakui perbuatan.
Penyidik menyimpulkan Sony merupakan pelaku utama dalam kasus ini karena paling bertanggung jawab dalam penentuan atau verifikasi titik SPPG.
Selain itu, Sony dinilai belum mengakui perbuatannya seperti yang disangkakan.
>>> Stephen Chow Gaet Song Kang-ho hingga Dilraba untuk Kung Fu Soccer
Dalam kasus yang sama, Kejagung juga menetapkan eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan eks Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung sebagai tersangka.
Update Terbaru
Cara Mengatasi 6 Dampak Buruk Akibat Keterlambatan Bayar TikTok PayLater
Rabu / 24-06-2026, 22:08 WIB
Cara Mencairkan 3 Jenis Bansos di Kantor Pos Akhir Juni 2026
Rabu / 24-06-2026, 22:08 WIB
Roush, Tuner Favorit Ford, Kini Garap Ram 1500 Edisi Khusus
Rabu / 24-06-2026, 22:07 WIB
3 Fitur yang Bikin Remote TV Samsung Makin Sempurna
Rabu / 24-06-2026, 22:07 WIB
Galaxy Z Fold 8 Ultra Dikabarkan Punya Layar dengan Resolusi Lebih Tinggi
Rabu / 24-06-2026, 22:07 WIB
Apa yang Terjadi pada Gula Darah jika Minum Sesendok Cuka Sebelum Makan
Rabu / 24-06-2026, 22:07 WIB
Tiga Pengganti Makanan Kecil yang Bisa Menghemat Uang dan Meningkatkan Kesehatan
Rabu / 24-06-2026, 22:07 WIB
Samsung Dikabarkan Siapkan Tablet dengan Layar Punch-Hole
Rabu / 24-06-2026, 22:04 WIB
Tanaman Ini Bikin Semut Kabur dari Teras Sepanjang Musim Panas
Rabu / 24-06-2026, 22:04 WIB
Bakteri Usus Katak Pohon Jepang Tunjukkan Efek Antikanker yang Kuat
Rabu / 24-06-2026, 22:04 WIB
Honor Dikabarkan Kembangkan Ponsel dengan Baterai 14.000 mAh
Rabu / 24-06-2026, 22:00 WIB
Hari 25 Jam Tidak Akan Terjadi dalam 200 Juta Tahun, Ini Alasannya
Rabu / 24-06-2026, 21:59 WIB
Dokter Tifa Batalkan Praperadilan Usai Penangguhan Penahanan Dikabulkan
Rabu / 24-06-2026, 21:56 WIB
Demo Mahasiswa di Surabaya dan Makassar, Ini Tuntutan Massa
Rabu / 24-06-2026, 21:56 WIB






