Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa mata hampir selalu tertutup saat bersin? Banyak orang percaya bahwa bersin dengan mata terbuka bisa membuat bola mata copot.

Anggapan tersebut hanyalah mitos. Menutup mata saat bersin sebenarnya merupakan bagian dari refleks alami tubuh yang sulit dikendalikan secara sadar.

in1

>>> Bedah Beda Spesifikasi Honda Vario Evo 160 dan Vario 160 Lama

Menurut Mayo Clinic, bersin adalah refleks otomatis tubuh. Saat iritasi terdeteksi di hidung, otak mengirim sinyal ke berbagai otot, termasuk kelopak mata, untuk memicu bersin.

Dengan kata lain, menutup mata saat bersin terjadi secara otomatis dan tidak disadari. Ini bukan tindakan sengaja.

Bagian dari Refleks Tubuh

Saat bersin, tubuh menjalankan respons kompleks yang melibatkan koordinasi saraf wajah, otot dada, tenggorokan, dan kelopak mata dalam waktu singkat.

Refleks menutup mata saat bersin sudah tertanam dalam sistem tubuh manusia. Sebagian besar orang akan kesulitan mempertahankan mata tetap terbuka saat bersin.

>>> Pemerintah Buka Polling Logo HUT ke-81 RI, Ini Link Resminya

Secara teknis, manusia bisa bersin dengan mata terbuka. Namun, hal itu membutuhkan perlawanan terhadap refleks alami tubuh.

Mayo Clinic menegaskan bahwa tekanan saat bersin tidak cukup kuat untuk membuat bola mata keluar dari rongganya. Bola mata ditahan oleh otot ekstraokular dan jaringan sekitarnya.

Meski mekanisme pastinya belum sepenuhnya dipahami, refleks menutup mata saat bersin diduga berkaitan dengan perlindungan tubuh. Menutup mata membantu mencegah partikel atau iritan masuk ke area mata.

>>> V-Guard Luncurkan Kipas Angin BLDC Windle Deco dengan Rating 5 Bintang

Teori ini masuk akal karena bersin adalah cara tubuh mengeluarkan benda asing dari saluran pernapasan. Namun, belum ada satu teori definitif yang menjelaskan mekanisme ini secara menyeluruh.