Honda Vario Evo 160 resmi meluncur di Indonesia pada Rabu (24/6/2026). Model ini disebut sebagai generasi kesembilan dari keluarga Vario.

Nama 'Evo' diambil dari kata evolution, menandai 20 tahun perjalanan Vario di dalam negeri.

in1

>>> Pemerintah Buka Polling Logo HUT ke-81 RI, Ini Link Resminya

AHM memasarkan tiga tipe: CBS Rp28,2 juta, CBS Nitro Rp28,7 juta, dan ABS Rp31,4 juta.

Perubahan Mesin dan Torsi

Mesin Vario Evo 160 masih berkapasitas 156,9 cc empat katup eSP+ berpendingin cairan. Daya maksimum tetap 15,19 hp pada 8.500 rpm.

Perubahan utama ada pada torsi puncak yang naik 0,2 Nm menjadi 14,0 Nm.

Torsi maksimum kini dicapai pada 6.500 rpm, lebih rendah dari 7.000 rpm pada Vario 160.

Konsumsi bahan bakar sedikit turun menjadi 46,7 km per liter (WMTC EURO 3, Idling Stop aktif), dibanding 46,9 km per liter pada model lama.

Akselerasi 0-200 meter diklaim 11,9 detik dengan kecepatan maksimum 109 km/jam.

Dimensi dan Bobot

Bodi Vario Evo 160 lebih lebar: 686 mm untuk CBS dan 696 mm untuk ABS, naik dari 679 mm.

>>> V-Guard Luncurkan Kipas Angin BLDC Windle Deco dengan Rating 5 Bintang

Tinggi bertambah 3 mm menjadi 1.091 mm.

Ground clearance turun 2 mm menjadi 138 mm. Bobot kosong naik 1 kg, menjadi 116 kg (CBS) dan 118 kg (ABS).

Ukuran lain seperti panjang 1.929 mm, jarak sumbu roda 1.277 mm, tinggi jok 778 mm, dan tangki 5,5 liter tetap.

Bagasi 18 liter diklaim muat helm open face.

Fitur Baru dan Tetap

Fitur baru meliputi port USB Type-C di konsol depan dan Pop-up Center Hook yang bisa dilipat. Honda Smart Key System, lampu LED, dan panel meter digital tetap ada.

Tipe Vario Evo 160 bertambah menjadi tiga: CBS, CBS Nitro, dan ABS. Pilihan warna baru tersedia di setiap tipe.

>>> Huawei Bawa Pesaing iPad Mini ke RI, MatePad Mini Harga Rp8,9 Juta

Spesifikasi yang tidak berubah antara lain rangka eSAF underbone, ban depan 100/80-14 dan belakang 120/70-14, suspensi teleskopik, serta sistem pengereman cakram 190 mm depan dan tromol belakang (CBS) atau cakram 220 mm dengan ABS.