Saat sidang skripsi, Melissa harus berhadapan langsung dengan pelaku. Ruang sidang yang sempit membuatnya gelagapan, mual, dan tidak bisa menjawab pertanyaan dengan benar.

Setelah sidang, ia berlari ke kamar mandi. Rasa tidak berdaya membuatnya tak berani melapor kepada dosen lain.

Selama sepuluh tahun, Melissa menyimpan luka itu sendirian. Kekuatan doa dan iman menjadi pegangan hingga akhirnya ia berani bersuara.

Unggahan Melissa mendapat banyak dukungan dari warganet. Banyak alumni lain yang juga mengaku mengalami hal serupa, mulai dari angkatan 2002 hingga mahasiswa aktif.

Melissa berharap kisahnya bisa menjadi dorongan bagi korban lain untuk mencari bantuan profesional. "Jangan kira pelecehan seksual hal mudah yang bisa hilang seiring berjalannya waktu.

>>> Juri Vonis Mantan Presiden Senat Montana Jason Ellsworth Bersalah

Jangan denial," tegasnya.