Christopher Griffith, pria yang menuduh Stefon Diggs melakukan pelecehan seksual, mengaku kini memiliki bukti kuat yang menunjukkan bintang NFL itu mengoordinasikan pemukulan terhadapnya di Los Angeles.

Dalam dokumen pengadilan, Griffith menyatakan akan menambahkan tuduhan baru ke gugatannya terhadap Diggs menggunakan bukti yang diserahkan selama proses discovery.

>>> Setia Sejak 2010, Andritany Bongkar Alasan Perpanjang Kontrak dengan Persija Jakarta

Ia mengaku memiliki pesan teks dan catatan panggilan dari asisten Diggs yang menunjukkan koordinasi serangan, termasuk korespondensi logistik tentang pemesanan tiket pesawat dan hotel dengan salah satu pelaku pada hari ia diserang.

Griffith mengatakan catatan telepon juga menunjukkan Diggs menelepon pelaku yang sama saat serangan berlangsung, bertepatan dengan rekaman pengawasan yang menunjukkan pelaku sedang di telepon di apartemen Griffith.

Selain itu, Griffith ingin menambahkan klaim pencemaran nama baik terhadap Diggs atas unggahan media sosial yang tampaknya menanggapi pertarungan hukum ini.

Dalam unggahan tersebut, Diggs menulis, "Mamas a n**** lying on my name because he got caught stealing," dan menambahkan, "Trying to act like this n**** is a victim because he lying is crazy."

>>> Aksi Kasar Pemain Argentina Berujung Investigasi FIFA

Griffith menyebut pernyataan itu mencemarkan nama baiknya.

Semua ini dimasukkan ke dalam gugatan yang telah diubah, di mana Griffith mengklaim Diggs membius dan menyerangnya secara seksual pada Mei 2023 di rumahnya di Maryland.

Ia mengaku menolak ajakan Diggs, dan seminggu kemudian Diggs menyuruh saudaranya dan sekelompok pria lain untuk menyerangnya secara brutal agar ia diam.

>>> Poin-poin UU Pusat Finansial Indonesia yang Baru Disahkan DPR

Diggs-lah yang pertama kali menggugat, dengan tuduhan bahwa Griffith merusak reputasinya dengan mengklaim ia diserang.