Kurang Sinar Matahari Bisa Bikin Susah Tidur, Ini Penjelasan Dokter
Rutinitas modern membuat banyak orang lebih banyak berada di dalam ruangan. Berangkat kerja saat matahari belum terik, di kantor hingga sore, lalu pulang tanpa banyak terpapar cahaya alami.
Kebiasaan ini ternyata berdampak pada kualitas tidur.
>>> Cara Menemukan dan Memanen Hardwood di Palworld
Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, Rony Marethianto Santoso, mengatakan pola tidur masyarakat Indonesia terus memburuk dalam beberapa tahun terakhir.
Salah satu penyebabnya adalah minimnya paparan sinar matahari akibat gaya hidup yang didominasi aktivitas di dalam ruangan. "Kita kan indoor terus, enggak kena sinar matahari.
Produksi hormon melatoninnya juga jelek banget, dan itu berpengaruh pada siklus tidur kita," ujar Rony dalam Media Gathering Primaya Hospital Tangerang di Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta, Selasa (14/7).
Menurut Rony, gangguan tidur jangka panjang bukan hanya membuat tubuh mudah lelah, tetapi juga meningkatkan risiko berbagai penyakit di kemudian hari.
Cahaya Matahari Mengatur Jam Biologis Tubuh
Selama ini sinar matahari lebih sering dikaitkan dengan pembentukan vitamin D. Padahal, cahaya alami juga berperan penting dalam mengatur ritme sirkadian atau jam biologis tubuh.
Ritme sirkadian adalah sistem internal yang mengatur siklus tidur dan bangun, rasa segar, kantuk, hingga produksi berbagai hormon.
Salah satu hormon yang dipengaruhi adalah melatonin, yang membantu tubuh bersiap tidur pada malam hari.
Mengacu pada jurnal Building and Environment, paparan cahaya alami terutama pada pagi hingga siang hari membantu menyelaraskan ritme sirkadian.
Sebaliknya, jika tubuh jarang mendapatkan cahaya alami, pelepasan melatonin dapat terganggu sehingga kualitas tidur menurun.
Tubuh membutuhkan sinyal dari cahaya matahari pada siang hari agar mengetahui kapan saatnya mulai memproduksi melatonin pada malam hari.
Update Terbaru
Bintang Married to Medicine Tuduh Mantan Suami Suruh Tetangga Bunuh Dia
Rabu / 15-07-2026, 21:55 WIB
Veda Ega dan Mario Aji Tak Percaya Kutukan Marquez di Mandalika
Rabu / 15-07-2026, 21:55 WIB
Titiek Soeharto Pertanyakan Keabsahan Permenhut yang Diteken saat Menteri ke Luar Negeri
Rabu / 15-07-2026, 21:55 WIB
Statistik Ungkap Ketergantungan Inggris pada Kane-Bellingham, Jadi Masalah Lawan Argentina?
Rabu / 15-07-2026, 21:50 WIB
Song Min Ho Bantah Konspirasi dengan Supervisor dalam Sidang Absensi Tugas Militer
Rabu / 15-07-2026, 21:50 WIB
Jalan Musik di AS: Hadiah untuk Pengemudi yang Patuh Batas Kecepatan
Rabu / 15-07-2026, 21:49 WIB
5 Minuman Ini Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak di Malam Hari
Rabu / 15-07-2026, 21:49 WIB
Komika Malaysia Harith Iskander Digugat Rosmah Mansor atas Dugaan Pencemaran Nama Baik
Rabu / 15-07-2026, 21:49 WIB
KPK Jadwalkan Pemeriksaan Anggota BPK Bobby Rizaldi Pekan Ini
Rabu / 15-07-2026, 21:49 WIB
Nur Terapis Spa Gasak ATM Pelanggan Rp1,2 M Divonis 2,5 Tahun Penjara
Rabu / 15-07-2026, 21:49 WIB
Kemasan Polos Rokok Dinilai Ancam Fiskal dan Lapangan Kerja
Rabu / 15-07-2026, 21:45 WIB
Tuchel: Inggris Belum di Performa Terbaik Sebelum Hadapi Argentina
Rabu / 15-07-2026, 21:45 WIB
Wuthering Waves Raup $34 Juta di Juni 2026, Kalahkan Semua Game HoYoverse
Rabu / 15-07-2026, 21:45 WIB
Djaka Budi Ogah Bicara Perubahan Bea Cukai Usai Kawal Purbaya di DPR
Rabu / 15-07-2026, 21:43 WIB







