TSMC Catat Pendapatan Kuartal II Tertinggi Berkat Lonjakan Permintaan Chip AI
Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. (TSMC) mencatat pendapatan kuartal II tertinggi sepanjang sejarah sebesar T$1,27 triliun (US$39,62 miliar).
Lonjakan ini dipicu oleh permintaan global yang eksponensial untuk aplikasi kecerdasan buatan (AI).
>>> AS dan Iran Kembali Saling Serang, Ledakan Besar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm
Pencapaian tersebut melampaui proyeksi tertinggi perusahaan sendiri yang mencapai US$40,2 miliar berdasarkan perhitungan Reuters. Pendapatan kuartal II tumbuh 36% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Total pendapatan semester pertama 2026 mencapai NT$2,4 triliun, naik 35,6% dibandingkan paruh pertama 2025.
Pendapatan bulan Juni saja melonjak 67,9% year-on-year menjadi NT$442,68 miliar, melawan tren historis di mana penjualan Juni biasanya menurun.
Rilis data penjualan sempat tertunda karena penutupan pasar di Taipei akibat Topan Bavi. Analis industri menyebutkan bahwa keterbatasan kapasitas produksi masih menjadi tantangan utama bagi TSMC.
TSMC memasok produsen perangkat keras global besar seperti Nvidia, Apple, dan Advanced Micro Devices.
Data Counterpoint Research menunjukkan TSMC menguasai 73% pangsa pasar global pure-foundry pada kuartal I 2026.
Para ahli keuangan mencatat bahwa TSMC berada di jalur yang tepat untuk menghasilkan keuntungan besar dari ekspansi infrastruktur platform hyperscaler.
"Situasi permintaan-pasokan di AI masih cukup ketat dan TSMC sold out pada N3, yang menjadi target semua GPU dan CPU AI terkemuka tahun ini," ujar Sravan Kundojjala, analis di SemiAnalysis.
>>> 7 Cara Menenangkan Anak yang Mudah Menangis, Orang Tua Perlu Tahu
Kundojjala menambahkan bahwa TSMC diperkirakan akan terus memperluas dominasi pasarnya berkat teknologi pengemasan yang unik.
"Kami memperkirakan TSMC akan meraih pendapatan chip AI lebih dari US$40 miliar pada 2026, atau mendekati 25% dari total pendapatannya," katanya.
Update Terbaru
Studi: Udara Berlabel 'Baik' Tetap Bisa Membahayakan Jantung
Senin / 13-07-2026, 20:00 WIB
Kritik Terhadap Penunjukan Trump yang Dianggap Memanfaatkan Badan Keamanan Kimia untuk Deregulasi
Senin / 13-07-2026, 19:57 WIB
Kemenko Pangan dan PTPN I Kolaborasi Bangun Pusat Pembibitan Perkebunan Modern
Senin / 13-07-2026, 19:57 WIB
TGRI Sapu Bersih Podium di Seri Pembuka Kejurnas Slalom 2026
Senin / 13-07-2026, 19:56 WIB
Bos Instagram: Konten AI Justru Tingkatkan Nilai Kreator Manusia
Senin / 13-07-2026, 19:56 WIB
Sheikh Hamad Wafat, Pemimpin Qatar yang Pernah Setop Blokade Israel di Gaza
Senin / 13-07-2026, 19:56 WIB
Jadi Tersangka, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Masih Berstatus ASN
Senin / 13-07-2026, 19:56 WIB
Sorloth Beber Alasan Tak Oper Haaland hingga Ancaman Pembunuhan
Senin / 13-07-2026, 19:56 WIB
Kejagung Bakal Minta Supervisi KPK di Kasus Korupsi Febrie Adriansyah
Senin / 13-07-2026, 19:53 WIB
Kapolri Listyo Sigit Temui Panglima TNI Agus Subianto di Mabes TNI
Senin / 13-07-2026, 19:53 WIB
Cara Cek PIP 2026 Online untuk TK, SD, SMP, SMA/SMK, Lengkap Syarat dan Status Penerima
Senin / 13-07-2026, 19:53 WIB
Status Febrie Adriansyah Masih Misterius, DPR Bentuk Panja
Senin / 13-07-2026, 19:50 WIB
Kejagung Telusuri Dugaan Bunker Baru Kasus Febrie Adriansyah, Bentuk Tim Khusus
Senin / 13-07-2026, 19:50 WIB
Klaim Asuransi Kanker Rp500 Juta Tak Cair, Allianz Beri Penjelasan
Senin / 13-07-2026, 19:50 WIB







