Kritik Terhadap Penunjukan Trump yang Dianggap Memanfaatkan Badan Keamanan Kimia untuk Deregulasi

Kelompok advokasi kesehatan masyarakat memperingatkan bahwa pemerintahan Trump telah mengisi badan penasihat kimia utama EPA dengan ilmuwan yang memiliki afiliasi industri dan konflik kepentingan finansial.
Badan Penasihat Ilmiah Kimia EPA (SACC) bertugas meninjau penelitian puluhan zat beracun.
>>> Kemenko Pangan dan PTPN I Kolaborasi Bangun Pusat Pembibitan Perkebunan Modern
Koalisi kelompok kesehatan masyarakat mengajukan komentar yang menyebut setidaknya 13 calon anggota menghadapi konflik terkait bahan kimia yang akan ditinjau.
Para kritikus menilai penunjukan ini bertujuan memberikan justifikasi ilmiah untuk kampanye yang lebih luas, yaitu membongkar perlindungan nasional terhadap bahan kimia beracun.
Konflik Kepentingan yang Mencolok
Salah satu calon anggota adalah Wade Barranco, karyawan Lyondell Chemical Company.
Pada 2024, perusahaannya melepaskan hampir 1 juta pon bahan kimia yang kemungkinan akan ditinjau SACC selama masa jabatannya, termasuk asetaldehida, benzena, etilbenzena, naftalena, dan stirena.
Kelompok kesehatan masyarakat mengatakan partisipasi calon anggota dalam tinjauan ini bisa ilegal.
Mereka merujuk pada hukum federal dan pedoman internal yang menyatakan SACC harus "seimbang dan bebas dari anggota yang memiliki konflik kepentingan aktual atau yang dirasakan, atau hilangnya imparsialitas."
Erik D Olson, direktur senior strategis kesehatan untuk Natural Resources Defense Council, mengomentari penunjukan tersebut.
"Mereka adalah corong industri kimia, atau firma konsultan yang dibeli dan dibayar oleh perusahaan kimia," kata Olson.
SACC terdiri dari 20-23 ahli yang ditunjuk setiap tiga tahun oleh administrator EPA. Dewan ini meninjau ilmu pengetahuan EPA dan menganalisis risiko kimia yang mendasari keputusan regulasi.
Biasanya komite ini mencakup ahli dari berbagai kalangan, termasuk produsen kimia. Namun, para advokat menyatakan dewan baru akan lebih condong ke kepentingan industri.
Update Terbaru
Christopher Nolan: Para Pemain The Odyssey Benar-benar Belajar Berlayar
Senin / 13-07-2026, 21:07 WIB
The Future Games Show Kembali Bulan Depan dengan Tiga Acara dan Puluhan Pengumuman
Senin / 13-07-2026, 21:07 WIB
Trailer Perdana Digger: Tom Cruise Picu Bencana Apokaliptik dalam Komedi Hitam
Senin / 13-07-2026, 21:07 WIB
Bethesda Konfirmasi Tim Elder Scrolls Online Kembali ke Ukuran Saat Rilis Konten Terbaik
Senin / 13-07-2026, 21:03 WIB
Jadwal Tayang Anime dan Berita Anime 13-14 Juli 2026
Senin / 13-07-2026, 21:03 WIB
Kontroversi Valko di Love and Deepspace dan Penutupan Final Fantasy VII Ever Crisis
Senin / 13-07-2026, 21:03 WIB
Trump Klaim Popularitas 59% di Tengah Kenaikan Harga Minyak dan Konflik Iran
Senin / 13-07-2026, 21:01 WIB
Fenomena Super El Niño Mendekat, Ancaman Rekor Pemanasan Global
Senin / 13-07-2026, 21:01 WIB
Old Farmer's Almanac Ramalkan Cuaca Musim Gugur 2026 yang Terbelah di AS
Senin / 13-07-2026, 21:01 WIB
Jay-Z Hadirkan Rihanna dan Beyoncé di Malam Ketiga Konser Yankee Stadium
Senin / 13-07-2026, 21:00 WIB
Josh Grisetti, Bintang 'Marvelous Mrs. Maisel', Meninggal Bunuh Diri di Usia 44
Senin / 13-07-2026, 21:00 WIB
Thomas Tuchel dan Jude Bellingham Adu Argumen Usai Inggris ke Semifinal Piala Dunia 2026
Senin / 13-07-2026, 21:00 WIB
Resmi Jadi WNI, Mitchell Baker Siap Perkuat Timnas Indonesia, Erick Thohir Beri Pesan Tegas
Senin / 13-07-2026, 21:00 WIB
Mengenal Noh, Seni Pertunjukan Tertua di Jepang yang Abadi
Senin / 13-07-2026, 20:57 WIB







