Dunia game mobile kembali diguncang kabar mengejutkan. Papergames, pengembang Love and Deepspace, membatalkan perilisan karakter baru bernama Valko setelah gelombang protes dari pemain.

Keputusan itu diumumkan pada 30 Juni 2026, hanya beberapa hari setelah Valko diperkenalkan sebagai love interest keenam dalam game romance populer tersebut.

>>> Trump Klaim Popularitas 59% di Tengah Kenaikan Harga Minyak dan Konflik Iran

Kronologi Kontroversi Valko

Valko, yang dikenal sebagai Ao Yin di China dan Rouga di Jepang, adalah CEO EonCore Group berusia 26 tahun berambut merah dan bertubuh kekar.

Ia juga pemimpin klan manusia serigala.

Pengumuman pada 22 Juni langsung menuai kritik. Banyak pemain menilai penampilan Valko terlalu kasar dan menyimpang dari standar kecantikan China.

Ada juga yang keberatan karena ia bekerja sama dengan faksi antagonis dalam cerita.

Kritik lain menyoroti cara perkenalan Valko yang mendadak tanpa latar belakang yang cukup, berbeda dengan karakter sebelumnya seperti Sylus dan Caleb yang sudah muncul dalam cerita lebih dulu.

Protes semakin meluas ketika pemain menganggap Papergames lebih fokus pada karakter baru daripada mengembangkan cerita utama.

Pembaruan cerita terakhir dirilis pada Januari 2025, dan hanya satu kali sepanjang tahun itu.

Pada 28 Juni, Papergames dan Infold Games mengeluarkan permintaan maaf dan menjanjikan konten non-Valko serta hadiah. Namun, hal itu tidak meredakan kemarahan.

Dua hari kemudian, Valko resmi dibatalkan. Papergames bahkan berkomitmen untuk tidak menambahkan love interest baru lagi ke depannya.

>>> Fenomena Super El Niño Mendekat, Ancaman Rekor Pemanasan Global

Pembatalan ini berdampak luas.

Semua materi Valko di Anime Expo 2026 ditarik, acara promosi di Jepang dibatalkan, dan kehadiran Love and Deepspace di BiliBili World 2026 juga dicancel.