IRS Luncurkan Alat Elektronik untuk Klaim Pengembalian Pajak COVID
Internal Revenue Service (IRS) meluncurkan opsi pengarsipan online baru pada 1 Juli 2026.
Layanan ini memungkinkan wajib pajak perorangan mengajukan Formulir 843 secara elektronik untuk klaim pengembalian dana perlindungan terkait putusan pengadilan besar era pandemi.
>>> Jesús Luzardo Masuk Skuad All-Star NL sebagai Pengganti
Batas waktu pengajuan adalah 10 Juli 2026.
Alat elektronik ini tersedia di halaman formulir ramah seluler IRS dan hanya untuk individu yang memiliki Akun Online IRS serta mencari pengembalian atau pengurangan bunga dan denda yang telah dibayar penuh.
Bisnis tidak dapat menggunakan jalur digital ini dan harus tetap mengajukan versi kertas Formulir 843.
Menurut Journal of Accountancy, formulir kertas tersebut harus mencantumkan tulisan "Kwong vs. United States" di bagian atas.
Jendela pengajuan darurat ini berasal dari putusan dalam kasus Kwong v. United States.
Pengadilan Klaim Federal menentukan bahwa deklarasi bencana COVID-19 secara otomatis memperpanjang batas waktu pengajuan untuk denda dan bunga berdasarkan Bagian 7508A(d).
Pemerintah federal telah mengajukan banding atas putusan tersebut dengan tenggat waktu pembelaan hingga 20 Juli.
Namun, para ahli pajak mencatat bahwa batasan undang-undang menetapkan tanggal akhir klaim pengembalian dana potensial miliaran dolar ini pada 10 Juli.
Glen Frost, mitra pendiri Frost Law, menekankan urgensi bagi individu yang menumpuk biaya keterlambatan selama periode bencana federal dari 20 Januari 2020 hingga 11 Mei 2023.
"Waktu sangat penting bagi orang yang mempertimbangkan untuk mengajukan klaim," kata Frost.
Portal yang baru diluncurkan ini memberikan jalur langsung bagi individu yang memenuhi syarat untuk melindungi hak keuangan mereka selama litigasi masih berlangsung.
"Ada jendela sempit bagi wajib pajak yang belum mengajukan klaim," ujar Frost dalam siaran pers.
Update Terbaru
Glen Powell Umumkan Hubungan dengan Michelle Randolph Lewat Unggahan Media Sosial
Rabu / 08-07-2026, 18:33 WIB
KTT NATO di Ankara Dibayangi Ketegangan dengan Iran
Rabu / 08-07-2026, 18:33 WIB
Debat Sengit Demokrat Michigan: Stevens vs El-Sayed soal Dana Kampanye dan Israel
Rabu / 08-07-2026, 18:29 WIB
Arthur Fery Hadapi Flavio Cobolli di Perempatfinal Wimbledon
Rabu / 08-07-2026, 18:29 WIB
Trump Minta Perdagangan dengan Spanyol Dihentikan Total karena Dana NATO
Rabu / 08-07-2026, 18:28 WIB
Suami Selingkuh, TKW di Bojonegoro Robohkan Rumah Hasil Kerja Bertahun-tahun
Rabu / 08-07-2026, 18:18 WIB
Jadwal Veda Ega di Moto3 Jerman 2026: Target Kembali ke Jalur Poin
Rabu / 08-07-2026, 18:18 WIB
Piala Dunia 2026 Untungkan FIFA, Tuan Rumah AS Justru Tekor Rp4,5 T
Rabu / 08-07-2026, 18:18 WIB
Selat Hormuz Membara Lagi, Maskapai Eropa Hindari Rute Lewat Iran
Rabu / 08-07-2026, 18:15 WIB
Satgas Cartenz Identifikasi 7 Pelaku Pembakaran Pesawat AMA
Rabu / 08-07-2026, 18:14 WIB
Meetion Mega V1: Mouse Gaming 8.000Hz dengan 12 Tombol MMO dan Bantalan Jari Kelingking
Rabu / 08-07-2026, 18:14 WIB
BBNKB II Dihapus Bukan Berarti Urus Balik Nama Kendaraan Jadi Gratis
Rabu / 08-07-2026, 18:14 WIB
Polisi Geledah Kafe dan Money Changer di Jaksel Terkait Kasus Batu Bara hingga Asabri
Rabu / 08-07-2026, 18:14 WIB
Bima Arya Dorong Tata Ruang Optimal untuk Kembangkan Potensi Kepri
Rabu / 08-07-2026, 18:14 WIB







