Para pemimpin NATO berkumpul di Ankara, Turki, pada 8 Juli 2026 untuk hari kedua KTT yang didominasi oleh perselisihan belanja pertahanan dan perang Ukraina.

Namun, eskalasi ketegangan dengan Iran secara signifikan membayangi pertemuan internasional tersebut.

>>> Debat Sengit Demokrat Michigan: Stevens vs El-Sayed soal Dana Kampanye dan Israel

Pasukan AS melancarkan serangkaian serangan terhadap Iran setelah terjadi peningkatan ketegangan di kawasan.

Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa perundingan damai dapat dilanjutkan, tetapi menyebutnya sebagai buang-buang waktu.

Trump juga menyatakan gencatan senjata telah berakhir saat membahas status Nota Kesepahaman.

"Sudah berakhir," kata Donald Trump, Presiden AS.

>>> Arthur Fery Hadapi Flavio Cobolli di Perempatfinal Wimbledon

Presiden AS saat ini sedang mempertimbangkan untuk menjual jet tempur F-35 ke Turki dan berencana mencabut sanksi.

Namun, Trump mengkritik keras sekutu NATO lainnya selama KTT, menyebut Spanyol sebagai mitra yang buruk.

KTT juga menyoroti tantangan keamanan yang lebih luas, dengan analis menyatakan bahwa NATO belum beradaptasi dengan baik terhadap kemampuan pertahanan udara dan rudal Rusia.

Selain itu, Menteri Luar Negeri Polandia mencatat bahwa pengurangan pasukan AS di Eropa akan segera terjadi.

>>> Trump Minta Perdagangan dengan Spanyol Dihentikan Total karena Dana NATO

Para pemimpin NATO berkumpul di Ankara untuk KTT yang dibayangi oleh perpecahan atas belanja pertahanan, perang Rusia di Ukraina, dan konflik Iran yang meningkat.