IRS Luncurkan Alat Elektronik untuk Klaim Pengembalian Pajak COVID
>>> Washington Nationals Bangkit dari Defisit 5 Run, Kalahkan Astros 12-11
Ia menambahkan, "Portal elektronik baru ini menciptakan jalan pintas bagi orang untuk mengajukan permintaan pengembalian dana sebelum tenggat waktu.
Jika orang membayar denda atau bunga selama pandemi, ini adalah kesempatan terakhir untuk mengajukan klaim dengan cepat."
Advokat Wajib Pajak Nasional Erin Collins menjelaskan bahwa putusan Kwong juga dapat mengubah tenggat waktu untuk pengembalian asli tahun sebelumnya, pembayaran pajak estimasi, dan berbagai kredit yang dapat dikembalikan.
"Ini mungkin termasuk wajib pajak yang tidak pernah mengajukan pengembalian asli, serta mereka yang mungkin mendapat manfaat dari pengajuan pengembalian yang diubah untuk mengklaim kredit, potongan, atau pembayaran tambahan," katanya.
Collins memperingatkan bahwa kegagalan mengajukan klaim perlindungan pada atau sebelum 10 Juli akan mengakibatkan kehilangan permanen atas uang yang mungkin akhirnya terutang oleh pemerintah.
"Klaim perlindungan dapat mempertahankan hak wajib pajak atas pengembalian dana sementara hukum belum pasti," ujarnya.
Ia menambahkan, "Mengajukan klaim tidak menjamin keringanan.
Tetapi melewatkan tenggat waktu dapat secara permanen mencegah wajib pajak menerima pengembalian dana yang mungkin pada akhirnya berhak mereka terima."
Dalam pembaruan terpisah, advokat wajib pajak menyatakan keprihatinan mendalam atas batas waktu yang ketat. Ia mencatat bahwa populasi rentan kemungkinan besar akan kehilangan kesempatan karena kurangnya kesadaran publik.
"Ketika potensi keringanan ada tetapi wajib pajak harus tahu untuk memintanya, wajib pajak yang tidak diwakili, berpenghasilan rendah, dan mereka yang tidak dapat dengan mudah memperoleh transkrip atau bantuan profesional berisiko kehilangan pengembalian dana," kata Collins.
Ia memperkirakan hanya sebagian kecil dari wajib pajak yang memenuhi syarat akan mengajukan klaim tepat waktu.
>>> USSF Negosiasikan Perpanjangan Kontrak Mauricio Pochettino Usai Piala Dunia
Untuk membantu praktisi menghadapi lonjakan permintaan, American Institute of CPAs menerbitkan halaman sumber daya yang diperbarui berisi daftar periksa khusus dan pertanyaan yang sering diajukan untuk mengelola pengajuan Formulir 843 sebelum jendela ditutup.
Update Terbaru
Harga Minyak Melonjak Usai Trump Nyatakan Gencatan Senjata dengan Iran Berakhir
Rabu / 08-07-2026, 19:35 WIB
Michelle Randolph Soroti Karier Akting Usai Debut Media Sosial
Rabu / 08-07-2026, 19:35 WIB
Jacob deGrom Yakin Bisa Hindari Cedera Serius Usai Alami Nyeri Pinggul
Rabu / 08-07-2026, 19:34 WIB
Penarikan Produk Makanan di AS Melonjak, Rantai Supermarket Tarik Barang Terkontaminasi
Rabu / 08-07-2026, 19:33 WIB
Taste of Chicago 2026 Kembali ke Grant Park pada Juli
Rabu / 08-07-2026, 19:33 WIB
AI Exhibition 2026 Resmi Dibuka di World Capital Tower Jakarta
Rabu / 08-07-2026, 19:13 WIB
OJK Buka Suara soal Bank Asing Tarik Dana Besar-besaran
Rabu / 08-07-2026, 19:13 WIB
Lee Da In Melahirkan Anak Kedua, Lee Sung Gi Kini Punya Putra
Rabu / 08-07-2026, 19:08 WIB
Pesantren Tambakberas Jombang Siap Jadi Tuan Rumah Muktamar NU ke-35
Rabu / 08-07-2026, 19:08 WIB
Eks Wakil Menteri Irak Sembunyikan Uang Korupsi Rp361 M di Galon Air
Rabu / 08-07-2026, 19:08 WIB
Mario Kart Tour Tutup Layanan, Tanpa Versi Offline
Rabu / 08-07-2026, 19:08 WIB
Final Fantasy 7: Ever Crisis Ditutup Setelah 3 Tahun, Square Enix Kembali Pukul Penggemar
Rabu / 08-07-2026, 19:08 WIB
Produsen Luncurkan Pompa Panas Indoor Saat Tarif Listrik Ancam Biaya Energi
Rabu / 08-07-2026, 19:07 WIB
FIFA Tunjuk Wasit Argentina Pimpin Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026
Rabu / 08-07-2026, 19:07 WIB







