Federasi Sepak Bola Amerika Serikat (USSF) menyatakan niatnya untuk melanjutkan diskusi kontrak dengan pelatih kepala tim nasional, Mauricio Pochettino, setelah skuad tersingkir dari Piala Dunia pada Selasa, 7 Juli 2026.

Pengumuman itu menyusul kekalahan 4-1 Tim Nasional Putra AS (USMNT) dari Belgia di babak 16 besar.

>>> New York Lottery Jual Tiket Take 5 Pemenang di Bronx dan Long Island

Kontrak awal Pochettino berakhir setelah turnamen, sehingga masa depannya bersama program nasional belum ditentukan.

Pochettino enggan berkomentar panjang lebar soal masa depannya segera setelah pertandingan. Ia mengatakan evaluasi dengan federasi akan dilakukan dalam beberapa pekan ke depan.

"Sekarang bukan waktunya membicarakan itu," ujar Pochettino. "Saya pikir sekarang adalah momen untuk melihat, menilai turnamen.

Saya yakin dalam beberapa pekan ke depan kami bisa mulai berbicara jika USSF ingin berbicara."

USSF kemudian merilis pernyataan resmi yang mengonfirmasi bahwa kedua belah pihak berniat meninjau performa turnamen dan membahas masa depan posisi pelatih.

>>> Purbaya Berduka, Petugas Bea Cukai Tewas saat Bertugas di Laut Riau

"Kami telah melakukan pembicaraan positif dengan Mauricio sebelum Piala Dunia tentang masa depan," demikian pernyataan USSF.

"Kami sepakat akan melanjutkan pembicaraan itu setelah ada kesempatan untuk beristirahat dan merenung pasca Piala Dunia."

Pernyataan itu menambahkan bahwa federasi memiliki rasa hormat dan terima kasih yang besar kepada Pochettino, stafnya, dan semua yang terlibat dalam program.

Mereka juga mengakui masih banyak pekerjaan yang diperlukan untuk mencapai ambisi tim.

Sebelumnya, rumor mengaitkan Pochettino dengan posisi manajerial di AC Milan, tetapi klub Italia itu telah menunjuk Ruben Amorim.

>>> Rekor Baru Messi: Selalu Cetak Gol dalam 9 Laga Beruntun Piala Dunia

USMNT baru saja membuka pusat pelatihan baru di Georgia, yang dapat digunakan Pochettino untuk mengembangkan skuad muda menjelang siklus Piala Dunia 2030.