Kekalahan dramatis Timnas Mesir dari Argentina di babak 16 besar Piala Dunia 2026 memicu kemarahan para pendukungnya. Mereka menuding wasit Francois Letexier telah menguntungkan lawan.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Atlanta itu berakhir dengan skor 2-3 untuk Argentina. Mesir sebenarnya sempat unggul 2-0 melalui gol Yasser Ibrahim dan Mostafa Zaki Abdelraouf.

>>> Deretan Kontroversi Kemenangan Argentina atas Mesir: Gol Dianulir hingga Hujan Kartu Kuning

Namun, Argentina bangkit dan menyamakan kedudukan lewat gol Cristian Romero dan Lionel Messi. Enzo Fernandez kemudian mencetak gol kemenangan pada menit ke-90+2.

Keputusan Kontroversial Wasit

Para suporter Mesir menyoroti beberapa keputusan wasit yang dinilai merugikan. Salah satunya adalah anulir gol Abdelraouf pada menit ke-58 setelah peninjauan VAR.

Wasit Letexier menilai telah terjadi pelanggaran terhadap bek Argentina, Lisandro Martinez, sebelum gol tercipta. Keputusan itu langsung menuai protes.

Selain itu, dua insiden di kotak penalti Argentina juga menjadi sorotan. Pertama, Alexis Mac Allister dianggap menarik jersey Hamdy Fathy, namun wasit mengabaikannya.

>>> IRS Luncurkan Alat Elektronik untuk Klaim Pengembalian Pajak COVID

Kedua, Julian Alvarez dinilai menjatuhkan Mohamed Salah di area terlarang sesaat sebelum gol kemenangan Argentina tercipta. Wasit kembali tidak memberikan penalti.

Seorang suporter bernama Wail menyatakan, "Kami seharusnya mendapatkan hasil yang lebih baik. Ada beberapa pertanyaan terkait laga ini, termasuk soal gol kami yang dibatalkan."

Suporter lain, Eiad, menambahkan, "Sebelum gol ketiga mereka, ada pelanggaran yang berpotensi penalti. Saat kami mencetak gol, wasit langsung meniup peluit."

>>> Jesús Luzardo Masuk Skuad All-Star NL sebagai Pengganti

Kekalahan ini menghentikan langkah bersejarah Mesir yang untuk pertama kalinya berhasil menembus fase gugur Piala Dunia. Pendukung pun meluapkan kekecewaan di luar stadion.